Kompas.com - 17/04/2019, 20:02 WIB
Hasanudin, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, menunjukkan surat suara yang diduga tercoblos di TPS 12, Kalimas Madya I, Nyamplungan, Pabean Cantikan, Surabaya, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANHasanudin, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, menunjukkan surat suara yang diduga tercoblos di TPS 12, Kalimas Madya I, Nyamplungan, Pabean Cantikan, Surabaya, Rabu (17/4/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu Surabaya sudah mendalami adanya video surat suara diduga tercoblos yang viral di linimasa media sosial.

Setelah ditelusuri, video surat suara tercoblos itu berada di TPS 12, Kalimas Madya I, Nyamplungan, Pabean Cantikan, Surabaya.

Salah satu Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Pabean Cantikan, Hasanudin, mengaku telah memeriksa surat suara yang diduga tercoblos tersebut.

Ia memastikan surat suara itu tidak tercoblos, melainkan hanya dilubangi saja.

Lubang pada surat suara itu, kata dia, terletak di bagian atas surat suara.

Baca juga: Yakin Menang, Relawan Jokowi-Maruf Amin di Surabaya Cukur Gundul

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasanuddin menegaskan, letak lubang itu bukan pada bagian foto calon presiden dan calon wakil presiden.

"Jadi hasil setelah kami cek, benar ditemukan kertas surat suara berlubang. Tapi tidak di bagian foto paslon," ucap Hasanudin di lokasi, Rabu (17/4/2019).

Hasil pengecekan yang dilakukan, surat suara yang berlubang itu terdapat di lima lembar surat suara yang berlubang, dengan jenis surat suara berwarna abu-abu.

"Yang terlihat jelas ada dua lubang, sementara tiga lembar surat suara lain, lubangnya kecil. Tidak terlihat karena seperti tusuk jarum," ujar dia.

Terkait adanya temuan surat suara yang sudah berlubang itu, Bawaslu, lanjut dia, akan melakukan penelusuran lebih jauh dan melakukan investigasi untuk mencari tahu siapa yang sengaja melakukan itu.

Baca juga: Hasil Pilpres 2019: Di TPS Khofifah, Jokowi-Maruf Unggul 46 Suara atas Prabowo-Sandiaga

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X