Sebanyak 109 Warga Minahasa Pilih Golput, Ini Penjelasan KPU Sulut

Kompas.com - 17/04/2019, 18:12 WIB
Anggota KPU Sulut Lanny Anggraini Ointoe saat memberikan penjelasan kepada wartawan perihal 109 warga Minahasa yang memilih golput, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYAnggota KPU Sulut Lanny Anggraini Ointoe saat memberikan penjelasan kepada wartawan perihal 109 warga Minahasa yang memilih golput, Rabu (17/4/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Video pernyataan diri 109 warga Desa Tikela, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, yang beredar di pesan singkat WhatsApp ditanggapi oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Sulawesi Utara.

Anggota KPU Lanny Anggraini Ointoe mengatakan, pada prinsipnya, warga Tikela ini sudah terdaftar di daerah Kabupaten Minahasa.

Namun, banyak warga di sana bersikeras agar mereka masuk dalam wilayah Pemerintah Kota Manado.

“Namun daerah Minahasa sudah dibagi batas wilayahnya. Bahkan telah ada Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Minahasa dan Kota Manado,” terang Lanny saat diwawancarai, Rabu (17/4/2019).

Baca juga: Surat Suara Kurang, Ratusan Napi Rutan Pekanbaru Tak Bisa Nyoblos

Selain itu, kata Lanny, pihaknya harus mendata masyarakat di Tikela sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada.

“Masyarakat yang sudah diserahkan kepada kami terdata adalah sebagai masyarakat yang ada di Minahasa. Yang secara aturan dan regulasi harus kami daftarkan sebagai pemilih dari Minahasa. Jadi mereka tetap memilih di Minahasa,” terang dia lagi.

Soal warga yang diinformasikan ber-KTP Manado, jelas Lanny, bukan berjumlah 109 warga.

“Hanya tinggal satu atau dua orang. Beberapa waktu lalu, ada yang diklaim bahwa mereka berjumlah 400 sampai 600 orang. Petugas KPU Manado dan KPU Minahasa datang ke tempat yang bersangkutan untuk mendata, tapi ternyata tidak ada sejumlah itu,” tandas Lanny.

Baca juga: Prabowo-Sandi Menang Telak di TPS Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

Status kependudukan warga Tikela ini, kerap jadi permasalahan jika ada pemilihan umum kepala daerah atau pemilu.

Warga menolak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Minahasa, dengan alasan mereka ber-KTP Manado.

Namun, karena mereka berada di wilayah Pemerintah Kabupaten Minahasa, mereka tetap dimasukkan dalam DPT Kabupaten Minahasa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembubaran Upacara Piodalan, Bupati Bantul: Semua Agama Statusnya Sama, Tidak Ada Beda-beda

Pembubaran Upacara Piodalan, Bupati Bantul: Semua Agama Statusnya Sama, Tidak Ada Beda-beda

Regional
Kronologi Korupsi Monumen Bahasa Pulau Penyengat Senilai Rp 2,2 M

Kronologi Korupsi Monumen Bahasa Pulau Penyengat Senilai Rp 2,2 M

Regional
Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Regional
Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X