Warga Baleendah Bandung Harap Presiden Terpilih Bisa Selesaikan Masalah Banjir

Kompas.com - 17/04/2019, 16:30 WIB
Warga korban banjir di Baleendah, Kabupaten saat menunjukan kelingkingnya usai menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWarga korban banjir di Baleendah, Kabupaten saat menunjukan kelingkingnya usai menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

BANDUNG, KOMPAS.com - Aru (27) termenung di atas kursi plastik warna hijau. Tangannya menepuk pantat buah hatinya yang tengah terlelap tidur di pangkuannya.

Aru baru saja menggunakan hak pilihnya pada Pilpres dan Pileg 2019.

Ia mencoblos di TPS 136 Taman Ceria RT 02 RW 21, Desa Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (17/4/2019) siang.

Seusai mencoblos, Aru kebingungan lantaran tak bisa pulang. Kediamannya yang berlokasi puluhan meter dari TPS sudah sebulan lebih terendam banjir.

"Sudah nyoblos. Mau pulang bingung soalnya masih banjir," ujar Aru.

Baca juga: Surat Suara Kurang, Ratusan Napi Rutan Pekanbaru Tak Bisa Nyoblos

Biasanya, Aru beristirahat di Taman Ceria jika rumahnya tergenang banjir.

Namun, siang itu Taman Ceria ramai lantaran digunakan sebagai tempat relokasi TPS 136 dan 137.

Di Kabupaten Bandung, tercatat ada 218 TPS yang dipindahkan lantaran banjir.

Di tengah keluh kesahnya, Aru tetap datang untuk mencoblos. Keinginannya hanya satu, berharap presiden terpilih bisa menyelesaikan banjir Kabupaten Bandung.

"Ini banjir sudah sebulan lebih. Genangan di rumah saya sampai sepinggang. Saya ingin presiden bisa membereskan banjir, kita capek kayak gini terus," tutur Aruh lirih.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Museum Lawang Sewu Kembali Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Museum Lawang Sewu Kembali Dibuka, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Regional
Bupati Karawang Izinkan Ojol Kembali Beroperasi Bawa Penumpang

Bupati Karawang Izinkan Ojol Kembali Beroperasi Bawa Penumpang

Regional
84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

84 Tenaga Medis dan Pegawai RSUD Jayapura Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Pasien

Regional
Kronologi Tewasnya Guru SD, Dibunuh karena Berontak Saat Diperkosa Tetangganya Sendiri

Kronologi Tewasnya Guru SD, Dibunuh karena Berontak Saat Diperkosa Tetangganya Sendiri

Regional
Wanita yang Ngamuk dan Lempar Alquran Dijerat Pasal Penistaan Agama

Wanita yang Ngamuk dan Lempar Alquran Dijerat Pasal Penistaan Agama

Regional
Bahas Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil Gelar Rapat Mendadak dengan Wali Kota Bandung

Bahas Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil Gelar Rapat Mendadak dengan Wali Kota Bandung

Regional
Razia di Lapas Narkotika Banceuy, Puluhan Ponsel hingga Pisau Rakitan Disita

Razia di Lapas Narkotika Banceuy, Puluhan Ponsel hingga Pisau Rakitan Disita

Regional
Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Regional
Ribuan Lebah 'Odeng' Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Ribuan Lebah "Odeng" Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Regional
Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Regional
Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Regional
Video Viral Ibu Mengamuk di Depan Penghulu, Kades: Dia Tidak Dikasih Tahu Jam Pernikahan

Video Viral Ibu Mengamuk di Depan Penghulu, Kades: Dia Tidak Dikasih Tahu Jam Pernikahan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Beli Rumah, Tas, dan Jalan-jalan ke Luar Negeri

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Beli Rumah, Tas, dan Jalan-jalan ke Luar Negeri

Regional
Cerita Petani Kopi di Kendal yang Sulit Jual Hasil Panen karena Wabah

Cerita Petani Kopi di Kendal yang Sulit Jual Hasil Panen karena Wabah

Regional
Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X