Surat Suara Kurang, Ratusan Napi Rutan Pekanbaru Tak Bisa Nyoblos

Kompas.com - 17/04/2019, 15:43 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Narapidana penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Pekanbaru Riau, tidak bisa mencoblos karena kekurangan ratusan surat suara pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) 2019, Rabu (17/4/2019).

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 60 Mickey Elsen mengatakan, pilpres dan pileg di Rutan Sialang Bungkuk dimulai pukul 07.00 WIB.

"Kami mengalami kekurangan surat suara. Sebelum jam 1 siang tadi sudah saya sampaikan ke KPPS Kelurahan Sialang Sakti, tapi belum ada kabar. Kalau sudah sampai jam 1 siang, mau tak mau penghitungan harus kita lakukan," sebut Mickey saat ditemui Kompas.com di Rutan Pekanbaru, Rabu.

Baca juga: Jokowi-Ma’ruf Kalah di TPS Tempat Ketua TKD Murad Ismail Nyoblos

Dia menyebutkan, kekurangan surat suara DPT untuk pilpres berjumlah 109 surat suara, DPR RI 110 surat suara, DPD RI 105 surat suara, dan DPRD Provinsi Riau kurang 98 surat suara.

"Kalau untuk kekurangan surat suara untuk DPRD Kota, kita harus lihat dulu KTP nya. Nanti dapilnya di mana, karena dapilnya Kecamatan Sail dan Tenayan Raya. Tapi kalau warga binaan kita berdomisili di Tenayan Raya dan Sail, bisa kita ikutan," ujar Mickey.

Dia mengatakan, jumlah napi Rutan Pekanbaru sebanyak 1721. Namun, tidak semuanya bisa memilih.

"Di rutan ada satu TPS, yakni TPS 60. Yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 17 orang. Lalu, diantara 17 napi ini, tiga orang yang masih ada di rutan. Sedangkan 14 orang lagi sudah pindah dan bebas. Yang bebas itu, tadi ada satu orang yang lapor ikut mencoblos di rutan atas nama Munahar," sebut Mickey.

Baca juga: Ini Harapan Penyintas Bencana Palu kepada Pemimpin Terpilih

Dari 17 orang yang masuk DPT tersebut, hanya empat orang yang ikut mencoblos di rutan.

Lalu, sisa surat suaranya dialihkan untuk ke daftar pemilih tambahan yang mempunyai formulir A5.

"Di sini ada 19 orang yang punya formulir A5, termasuk pegawai rutan. Tetapi karena kekurang surat suara, jadi yang bisa memilih hanya 16 orang. Sementara untuk daftar pemilih khusus yang memiliki e-KTP Pekanbaru itu kita ada 107 warga binaan. Tapi sampai jam 12.30 WIB belum ada tambahan surat suara," jelas Mickey.

Itu artinya, hanya 20 surat suara yang tercoblos untuk pilpres di Rutan Pekanbaru.

Sementara itu, pantauan Kompas.com, penghitungan surat suara telah dilakukan oleh KPPS TPS 60. Hasilnya, pasangan 02 Prabowo-Sandiaga unggul dengan 13 suara. Sedangkan pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 7 suara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.