Jelang Coblosan, Ditemukan Selebaran Ajakan Menangkan Jokowi-Ma’ruf dengan Logo Palu Arit

Kompas.com - 17/04/2019, 14:44 WIB
Selebaran berlogo palu arit ditemukan di Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019) Kompas.com/Bawaslu BanyumasSelebaran berlogo palu arit ditemukan di Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019)


BANYUMAS, KOMPAS.com — Menjelang pelaksanaan pemungutan suara, warga di sejumlah desa di Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dihebohkan dengan temuan selebaran kertas berlogo palu arit, Rabu (17/4/2019) pagi.

Kertas tersebut berisi tulisan tangan, “Ayo!!! menangkan Jokowi-Amin, kita bantai Islam fanatik”. Di bagian bawah tertulis “Nasionalis Komunis Indonesia (NKI)”.

“Iya betul ada temuan selebaran di pinggir jalan tadi pagi,” kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyumas Saleh Darmawan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (17/4/2019) siang.

Baca juga: Ahmadiyah Pastikan Puluhan Ribu Jamaahnya Ikuti Pemilu 2019

Saleh mengatakan, temuan tersebut telah ditindaklanjuti oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tambak.

Panwascam mengamankan dua lembar selebaran yang terpasang di jembatan Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas.

“Anggota panwascam sudah mengamankan dua lembar selebaran tersebut. Ini sedang kami tindak lanjuti bersama anggota polisi. Kami belum mengetahui siapa pembuat selebaran tersebut,” ujar Saleh.

Baca juga: Mahfud MD Briefing Sebelum Nyoblos: Meskipun Kamu Keluargaku, Milih Sendiri-sendiri

Informasi yang dihimpun, terdapat banyak selebaran serupa di wilayah Kecamatan Tambak, antara lain di Desa Gumelar Lor, Desa Watuagung, Desa Kamulyan, Desa Karangpetir, dan Desa Purwodadi.

Selebaran tersebut ditemukan di sejumlah jembatan, jembatan kereta api, dan di tembok rumah warga.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

Regional
Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Regional
Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Regional
Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X