Logistik Pemilu Belum Sampai ke TPS, Warga Kepulauan Tanimbar Tak Bisa Mencoblos

Kompas.com - 17/04/2019, 11:43 WIB
Logistik pemilu di Tanimbar, Maluku Tenggara Barat, belum siap digunakan pemilih. IstimewaLogistik pemilu di Tanimbar, Maluku Tenggara Barat, belum siap digunakan pemilih.

AMBON,KOMPAS.com-Ribuan warga di Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku hingga siang ini belum juga bisa mencoblos di seluruh Tempat Pemungutan Suara yang ada di kecamatan tersebut, Rabu (17/4/2019).

Warga yang memiliki hak pilih di kecamatan itu belum juga bisa mencoblos lantaran logistik pemilu berupa kotak suara, kertas suara, tinta dan logistik lainnya belum juga tiba di seluruh TPS yang ada di kecamatan tersebut.

Hingga saat ini, pihak KPU Kepulauan Tanimbar masih terus mempersiapkan logistik pemilu untuk disalurkan ke seluruh TPS di kecamatan tersebut.

Baca juga: Distribusi Logistik Pemilu di Papua, Dorong Perahu hingga Jalan Kaki Berjam-jam

Adapun jumlah TPS yang di Kecamatan Tanimbar Selatan sebanyak 90 TPS yang tersebar di 9 desa.

“Sejauh ini masih dipersiapkan, tapi ada sebagian yang sudah didistribusikan ke TPS,”kata Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Tanimbar Mathias Alubwaman kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Rabu siang.

Dia mengungkapkan, molornya pencoblosan di seluruh TPS yang ada di Kecamatan Tanimbar Selatan disebabkan oleh keterlambatan pengiriman logistik tambahan ke KPU setempat. Menurut dia, logistik pemilu tambahan baru diterima KPU setempat pada Selasa kemarin.

“Masalahnya itu logistik tambahan surat suara sebanyak 18.000 lembar itu baru tiba di KPU kemarin,”ujarnya.

Baca juga: Sebelum Nyoblos, Gubernur Sumsel dan Istri Ngopi Bareng di TPS

Dia mengaku, akibat keterlambatan pengiriman logistik surat suara tambahan itu membuat proses pencoblosan yang sedianya dimulai sejak pagi menjadi molor.

“Masalahnya itu ya, jadi soal keterlambatan pengiriman logistik surat suara,” katanya.

Dia mengaku, kasus keterlambatan pengiriman logistik surat suara yang menyebabkan proses pencoblosan menjadi terhambat hanya terjadi di Kecamatan Kepulauan Tanimbar.

”Hanya di Kecamatan Tanimbar, kalau di kecamatan lain tidak,” sebutnya.

Terkait masalah tersebut, Ketua KPU Maluku Syamsuk Rifan Kubangun dan Ketua KPU Kepulauan Tanimbar yang dihubungi Kompas.com tidak merespon. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X