Kompas.com - 16/04/2019, 23:07 WIB
Ilustrasi formulir C6 dok KPUIlustrasi formulir C6

MEDAN, KOMPAS.com - Sebagian warga bingung karena mereka tak kunjung menerima formulir C6 atau undangan memilih untuk dibawa pada hari pencoblosan Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Divisi Program Data dan Informasi, Nana Miranti, mengatakan bahwa banyak warga yang belum menerima formulir C6 karena petugas dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tiap kelurahan di Kota Medan masih berusaha menyebarkannya hingga H-1 pemilu.

Baca juga: Pemilih Bisa Mencoblos Meski Tak Punya Formulir C6, Ini Syaratnya...

Jika belum juga menerima hingga H-1 pemilu, sebenarnya calon pemilih bisa datang mengambil langsung ke kantor Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Di Kota Medan, lanjut dia, pencapaian penyebaran formulir C6 di tiap KPPS berbeda-beda, mulai dari 60-90 persen.

"Kesulitan petugas yakni membagikan formulir C6 kepada pemilih yang kerja kantoran karena sering tidak ada di rumah. Sementara itu, formulir tidak bisa dititipkan ke tetangga, riskan kalau tetangganya lupa," ungkap Nana di Medan, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Di Balik Taruhan Tanah 1 Hektar dalam Pilpres, Ini Pesan untuk Jokowi dan Prabowo

Ketua KPPS di TPS Nomor 59, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Mulianto (55) mengatakan, hingga Senin pagi, anggotanya telah mendistribusikan sekitar 80 persen formulir C6 dari total 294 pemilih. Targetnya, semua selesai hari ini.

Menurut dia, dari formulir yang telah disebar, hampir separuh pemilih tidak lagi berdomisili sesuai alamat ataupun sudah lama meninggal dunia.

"Datanya tidak mutakhir. Saudara saya yang sudah 20 tahun meninggal masih ada namanya dalam daftar pemilih yang dikirimi formulir C6. Seharusnya perndistribusian formulir C6 ini bisa dijadikan kesempatan untuk memutakhirkan data," ujar Anto di halaman kantor KPU Sumatera Utara.

Baca juga: Panduan Lengkap buat Pemilih Pemilu 2019

Warga yang belum memiliki formulis C6 diimbau untuk tetap datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos pada Rabu (17/4/2019). 

"Sebenarnya tidak masalah kalau tidak dapat formulir C6. Jadi, jangan sampai tidak mencoblos karena tidak dapat formulir C6," katanya.

Hanya saja, syaratnya, pemilih harus membawa identitas diri ketika datang ke TPS. 

 

Baca selengkapnya di Kompas.id dengan judul: Tidak Dapat Formulir C6, Pemilih Tetap Bisa Mencoblos

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X