Bertaruh Nyawa Seberangi Ganasnya Lautan Demi Pemilu di Kepulauan Aru

Kompas.com - 16/04/2019, 15:08 WIB
Pengiriman logistik pemilu 2019 ke sejumlah pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku dilakukan dengan menggunakan kapal dan speedboat, Minggu (14/4/2019) Dok. Ketua KPU Kepulauan Aru, Yoseph Sudarso LabokPengiriman logistik pemilu 2019 ke sejumlah pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku dilakukan dengan menggunakan kapal dan speedboat, Minggu (14/4/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Distribusi logistik pemilu 2019 ke sejumlah pulau-pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku bukanlah perkara yang mudah bagi penyelenggara pemilu di wilayah terluar di provinsi berjuluk seribu pulau tersebut.

Selain membutuhkan waktu yang lama, distribusi logistik pemilu di Kepulauan Aru harus dilakukan oleh penyelenggara pemilu dengan risiko yang tinggi. Sebab mereka harus mengarungi laut lepas dengan kondisi cuaca yang buruk disertai gelombang tinggi.

Meski harus menerjang badai dan gelombang tinggi namun hal itu tidak sedikit pun menjadi penghalang bagi penyelenggara pemilu di Kepulauan Aru untuk mengarungi laut lepas demi membawa logistik pemilu 2019 di pulau-pulau terluar di wilayah tersebut.

Ketua KPU Kepulauan Aru, Yoseph Sudarso Labok mengatakan sebagai wilayah kepulauan yang didominasi oleh laut, maka tidak ada pilihan lain bagi penyelenggara pemilu di Kepulauan Aru selain harus mengarungi lautan dengan segala risikonya untuk membawa logistik pemilu hingga sampai ke seluruh pulau-pulau terluar di wilayah tersebut.

Baca juga: Kawal Distribusi Logistik Pemilu, KPU Kota Kendari Siapkan Pawang Hujan

Menurutnya butuh waktu yang sangat lama bagi pihaknya untuk mendistribusikan logistik pemilu 2019 ke seluruh pulau-pulau terluar di wilayah tersebut, sebab ada banyak pulau yang harus didatangi untuk mendistribusikan logistik pemilu.

“Dari Ibu Kota Kabupaten, kita membutuhkan waktu mengarungi laut sekitar 24 jam hingga sampai ke kecamatan-kecematan,”kata Yoseph kepada Kompas.com via telepon selulernya, Selasa (16/4/2019).

Distribusi logistik pemilu 2019 ke sejumlah pulau-pulau terluar di wilayah Kepulauan Aru telah dilakukan KPU setempat sejak tanggal 12 April lalu ke Kecamatan Aru Utara, Kecamatan Aru Utara Timur dan Kecamatan Sir-Sir.

Besoknya pada tanggal 13 April distribusi logistik pemilu kembali dilakukan ke Kecamatan Aru Selatan dan Kecamatan Aru Selatan Utara. Selanjutnya pada tanggal 14 April distribusi logistik pemilu dilakukan ke Kecamatan Aru Tengah, Aru Tengah Selatan dan Aru Tengah Timur.

Baca juga: Senin Malam, Distribusi Logistik Pemilu di Papua Sudah 50 Persen

Delapan kecamatan itu sendiri berada di sejumlah pulau terluar di kepulauan Aru seperti di Pulau Trangan, Pulau Kobror, Pulau Barakay dan sejumlah pulau terluar lainnya.

Menurut Yoseph logistik pemilu yang dibawa ke sejumlah pulau terluar di Kepulauan Aru dilakukan dengan menggunakan speedboat milik pemerintah daerah setempat.

Dia mengaku saat membawa logistik pemilu tersebut, pihaknya harus melewati gelombang tinggi hingga hujan dan angin kencang.

“Kemarin waktu kita keluar dari pelabuhan itu kondisi laut agak buruk, gelombang setinggi 1-2 meter, sudah begitu angin juga kencang dan hujan. Di Aru ini cuaca beruba-ubah waktu pagi teduh tapi siangnya tidak lagi,” ujarnya.

Baca juga: Warga Desa Terpencil di Kepulauan Aru Tak Tahu Nama Capres dan Waktu Pemilu

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Regional
Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X