Bawaslu Beberkan Potensi Masalah Sistem Noken di Papua pada Pemilu 2019

Kompas.com - 16/04/2019, 11:30 WIB
Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronal Michael Manoa. KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronal Michael Manoa.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 di Provinsi Papua masih akan diwarnai dengan sistem noken yang dianggap sebagai representasi kebudayaan masyarakat setempat.

Bawaslu Papua pun sudah mengindikasi adanya beberapa permasalahan yang terkait dengan pelaksanaan sistem noken.

"Jadi Bawaslu itu semangatnya bukan menindak, jadi semangat kami adalah pencegahan. Untuk itu kami sudah mengidentifikasi potensi-potensi masalah dan kita sudah duduk bersama untuk memecahkan bagaimana pencegahannya," ujar komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronal Michael Manoa, di Jayapura, Senin (15/04/2019).

Baca juga: Daerah-daerah di Papua yang Memakai Sistem Noken pada Pemilu 2019

Sejatinya, terang Ronal, meski menggunakan sistem noken, pelaksanaan Pemilu haruslah disaksikan langsung oleh masyarakat meski suara mereka diwakilkan kepada kepala suku.

Hanya saja ia mengakui bila kordinasi dengan aparat keamanan sangat penting untuk menentukan titik-titik TPS di wilayah yang masih diperkenankan menggunakan sistem noken atau ikat.

"Seperti lazimnya terjadi pemilihan hanya dilakukan di ibukota kabupaten atau distrik-distrik tertentu, nah itu yang jadi objek pengawasan agar jangan terjadi karena kalau itu terjadi maka berpotensi bukan orang-orang semestinya yang kemudian memberikan kesepakatan," tuturnya.

Baca juga: Binmas Noken Sebut KKB Mendoktrin Anak-anak di Papua

Selain itu, Ronal mengungkapkan bila ada sekelompok masyarakat yang terindikasi ingin melaksanakan Pemilu menggunakan sistem noken meski daerah mereka di luar dari 12 kabupaten yang diperbolehkan oleh KPU.

Ia menyebut setidaknya Bawaslu Papua sudah menerima laporan bahwa upaya tersebut terjadi di enam kabupaten dan kota.

Bawaslu menditeksi di Kabupaten Asmat ada masyarakatnya ingin menggunakan sistem noken padahal di situ sistem nasional. Lalu ada sebagian kampung di Kabupaten Jayapura yang juga ingin menggunakan noken.

Baca juga: Tahun Depan, Program Binmas Noken Polri Sasar Wilayah Nduga dan Tolikara

Kemudian ada titik yang dari pengalaman masa lalu di Kota Jayapura yang menggunakan sistem noken.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Regional
Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Regional
Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Regional
Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X