Melalui Film "Suara April", KPU Sumbar Ajak Masyarakat Jangan Golput

Kompas.com - 15/04/2019, 17:28 WIB
KPU Sumbar menggelar nonton bareng film Suara April di Plaza Andalas Padang, Sumatera Barat, Senin (15/4/2019)KOMPAS.com/PERDANA PUTRA KPU Sumbar menggelar nonton bareng film Suara April di Plaza Andalas Padang, Sumatera Barat, Senin (15/4/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Sumatera Barat mengajak masyarakat tidak golput pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 dengan menggelar nonton bareng (nobar) film Suara April di Plaza Andalas Padang, Senin (15/4/2019).

Komisioner KPU Sumbar Gebril Daulay mengatakan film tersebut bercerita tentang perjuangan seorang relawan demokrasi bernama Candra yang diperankan Bio One yang berjuang mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya.

Kendati mendapat berbagai halangan, Candra dibantu seorang guru bernama Nur Laela (Amanda Manopo) berhasil mengajak masyarakat tidak golput.

Baca juga: Cegah Golput di Ambon, Ketua RT Diimbau Ajak Warga Datangi TPS

"Nobar film ini merupakan salah satu sosialisasi KPU Sumbar dalam mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Jangan golput," kata kepada Kompas.com, Senin (15/4/2019) di sela-sela nonton bareng.

Gebril menyebutkan sebenarnya film ini diproduksi pada Januari 2019 dan baru ditayangkan pada April 2019 jelang pemilihan umum.

Dikatakan Gebril, film itu sangat bagus untuk menggugah masyarakat menggunakan hak pilihnya karena menceritakan tentang perjuangan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

"Film ini tidak hanya bagus untuk Pemilu 2019 saja, namun juga untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," katanya.

Baca juga: Di Bandung, Mahfud MD Ajak Mahasiwa Jangan Golput



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional

Close Ads X