Pangdam XIV Hasanuddin Sebut Makassar dan Kendari Masuk Zona Rawan Konflik

Kompas.com - 15/04/2019, 15:52 WIB
Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, saat diwawancara di Mapolda Sulsel, Senin (15/4/2019).Kompas.com/HIMAWAN Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, saat diwawancara di Mapolda Sulsel, Senin (15/4/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi menyebut, dua wilayah di Sulawesi, masuk sebagai zona rawan konflik pada Pemilu 2019 mendatang.

Hal ini ia ungkapkan usai melakukan pertemuan dengan para pejabat di Mapolda Sulsel, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/4/2019).

Menurut Surawahadi, dua wilayah yang masuk zona rawan di pulau Sulawesi, ialah Makassar dan Kendari. Informasi ini didapatnya dari laporan intelijen militer.

"Kalau daerah rawan, jujur itu Makassar. Makanya di Makassar kami siapkan itu ada 1.250 orang. Dengan nanti kesiapan saya sendiri ada 4.110 orang antisipasi khusus di Sulawesi Selatan," kata Surawahadi.

Baca juga: Kapolda Sebut Tiga Kabupaten di Papua Rawan Konflik Pemilu, Ini Penyebabnya

Untuk di Kendari, Sulawesi Tenggara. Pihaknya sudah mengirim 200 personel dari Kostrad, termasuk dua kendaraan lapis baja seperti kendaraan Anoa dan BTR.

Pengiriman ini disesuaikan dengan rencana kontigensi TNI yang berbeda-beda di tiap wilayah. 

Dua jenis kendaraan lapis baja ini juga disiapkan di kota Makassar, yang nantinya akan diturunkan untuk membantu kepolisian dalam pengamanan Pemilu pada 17 April mendatang.

"Kendaraan lapis baja seperti anoa dan btr untuk antisipasi penyelamatan apabila diperlukan. Tapi semoga tidak digunakan," imbuhnya.

Baca juga: Jakarta Utara Masuk 10 Besar Lokasi Rawan Konflik Pemilu

Di Pemilu 2019 kali ini, Kodam XIV Hasanuddin bakal menurunkan 12.450 personel TNI untuk memback-up Polri untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari 12.450 itu, terbagi menjadi 11.330 personel Angkatan Darat, 760 Angkatan Laut, 230 Angkatan Udara dan 200 personel Kostrad.

"Karena kita memiliki tiga kesiapan, yang pertama, satuan Bantuan Komando Oprasi (BKO) kepada Polri berjumlah 1230 orang, kemudian satuan Panwil terdiri dari Intelejen dan teritorial, dan yang terakhir adalah cadangan. Begitu konsep operasi saya, itu yang saya siapkan," pungkasnya.



Terkini Lainnya

Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Regional
Sosiolog hingga Ahli Bahasa Akan Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet

Sosiolog hingga Ahli Bahasa Akan Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet

Megapolitan
[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya | Kisah Noldus, Penyandang Disabilitas Nyaleg dengan Modal Rp 10 Juta

[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya | Kisah Noldus, Penyandang Disabilitas Nyaleg dengan Modal Rp 10 Juta

Regional
PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

Regional
Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Megapolitan
Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Regional
Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Internasional
KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional

Close Ads X