Aliran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Sungai Batu Awang dan Kahetang

Kompas.com - 15/04/2019, 15:27 WIB
Sinar api dari kawah Gunung Karangetang, Rabu (10/4/2019) malam.Dokumen Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Sinar api dari kawah Gunung Karangetang, Rabu (10/4/2019) malam.

MANADO, KOMPAS.com - Aktivitas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali meningkat.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, gunung tersebut mengeluarkan lava, Senin (15/4/2019) sekitar pukul 11.00 Wita.

"Betul terjadi aliran lava ke hulu Sungai Batu Awang dan hulu Sungai Kahetang sekitar pukul 11.00 Wita (arah sektor selatan-sedikit tenggara)," kata Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Senin siang.

Baca juga: Gunung Karangetang Alami Gempa Fase Banyak dan Vulkanik Dangkal, Ini Rekomendasi PVMBG

Hendra menjelaskan, kejadian ini terjadi akibat desakan magma.

"Pada minggu lalu magma sudah sampai permukaan atau dasar kawah selatan dan terus didesak oleh aliran magma di bawah kawah sehingga mengalir magmanya di lereng gunung menjadi aliran lava, dengan jarak maksimal 2.000 meter dari puncak kawah selatan," ujarnya.

Sesuai periode pengamatan pukul 06.00-12.00 Wita hari ini, secara visual gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.

Baca juga: Dua Kawah Gunung Karangetang Mengeluarkan Sinar Api

Kawah selatan mengeluarkan asap bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 150 meter di atas puncak kawah.

Sedangkan, kawah utara juga mengeluarkan asap putih sedang dan tekanan gas sedang tinggi lebih kurang 50 meter.

Meski aktivitas meningkat, Gunung Karangetang masih tetap level III atau siaga.



Terkini Lainnya

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional

Close Ads X