Bawaslu Makassar Kesulitan Tertibkan APK yang Dipasang di Lokasi Tinggi

Kompas.com - 15/04/2019, 13:04 WIB
Ketua Bawaslu Makassar Nursari. Kompas.com/HIMAWAN Ketua Bawaslu Makassar Nursari.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) jelang hari pencoblosan di sejumlah titik kota Makassar, masih terus dilakukan Bawaslu Kota Makassar.

nertiban dilakukan sejak Minggu (14/4/2019) dini hari, saat masa tenang kampanye Pemilu 2019 dimulai.

Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari mengungkapkan, penertiban tersebut berjalan lancar. Namun pihaknya kesulitan mencabut APK yang terpasang di lokasi ketinggian.

"Kalau hambatannya yang jelas adalah yang besar-besar (APK) yang tinggi itu, yang membutuhkan alat. Sedangkan alat kita kan terbatas," kata Nursari saat memberikan keterangan di kantor Bawaslu Makassar, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Hari Kedua Masa Tenang, Banyak APK Terpampang di Sejumlah Titik di Padang

Untuk mengatasai hal itu, Nursari mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, mengingat fasilitas dari jajaran Pemkot Makassar, cukup memadai untuk membantu sterilisasi APK tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pokoknya kita tidak lihat lagi ukurannya, harus steril semua. Tapi sampai sekarang kan masih ada yang terpasang karena keterbatasan alat untuk menurunkan itu. Nanti DLH bekerjasama dengan kita, dan dia membantu memberikan fasilitasnya yang mobil-mobil itu," imbuhnya.

Baca juga: Hari Kedua Minggu Tenang, Sejumlah APK Masih Terpasang di Jakarta Barat

Nursari mengakui, hingga kini masih ada APK yang belum ditertibkan. Namun ia menjamin pihaknya akan mencabut keseluruhan APK itu sebelum hari pencoblosan tiba.

Ia mengatakan, dengan kerja sama Pemkot Makassar, penertiban tersebut bisa diselesaikan selama tiga hari sebelum 17 April mendatang.

"Kita belum lihat listnya. Iya memang masih ada, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, misalnya sebentar malam sudah diturunkan semua. Sama harapan kita satu hari sebelum hari H itu semua harus steril semua tidak ada lagi APK," pungkasnya.

Baca juga: Masa Tenang, Ribuan APK di Medan Diturunkan

Bawaslu Kota Makassar, juga bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar untuk melakukan pencopotan.

Dari sejumlah lokasi, APK yang menjadi fokus penertiban petugas terdapat di sekitar kawasan jalur strategis seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan WR Supratman, Jalan Penghibur hingga ke titik-titik kecamatan yang belum disisir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X