Polisi Hutan Diancam dengan Pisau di Wajah karena Rekam Aksi Pencurian Kayu

Kompas.com - 15/04/2019, 12:48 WIB
Ilustrasi barang bukti pencurian kayu di Jawa Timur. Surya/Imam TaufiqIlustrasi barang bukti pencurian kayu di Jawa Timur.

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com - Seorang anggota polisi hutan, Efrin Hastowiyono (45), melapor ke Polsek Pucanglaban, Tulungagung, Jawa Timur, pada Selasa (9/4/2019), setelah diancam dengan senjata tajam yang dipepetkan ke wajahnya. 

Pelaku yang kemudian diketahui sebagai Maryani alias Gepeng (33), seorang residivis pembalakan liar, mengambil telepon pintar miliknya.

“Telepon itu sebelumnya dipakai oleh korban untuk merekam pelaku yang mencuri pohon jati milik Perhutani,” ungkap Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji, Minggu (14/4/2019).

 

Identitas pelaku bisa cepat diketahui karena Efrin sudah kenal dengan Maryani. Polisi pun melakukan pengejaran. Namun Maryani tidak pernah ada di rumahnya.

Pada Kamis (11/4/2019) malam, polisi mendapat informasi, Maryani berada di desanya. Dari penyelidikan diketahui, Maryani sedang berada di tepi jalan Desa Sumberbendo sehingga polisi hendak menangkapnya.

“Namun saat itu, pelaku tahu bahwa yang mendekat adalah polisi berpakaian sipil. Dia kemudian berusaha melarikan diri,” tutur Sumaji.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi memberikan tembakan peringatan agar Maryani berhenti. Namun karena tak digubris, polisi melumpuhkannya dengan tembakan di kaki kanan.

Maryani sempat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tulungagung sebelum dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk menjalani proses hukum.

Dari pengakuannya, dia sadar dikejar polisi sehingga sembunyi di wilayah Kecamatan Ngunut dan Pucanglaban. Dia juga mengaku sering mencuri pohon-pohon milik Perhutani. Setiap kali membalak, pohon itu disembunyikan di rumahnya.

“Sebelumnya, dia pernah dihukum dalam kasus pembalakan liar. Dia juga pernah dihukum karena mencuri kambing,” tutur Sumaji.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X