Kompas.com - 15/04/2019, 10:29 WIB
KPU Mamuju, sulawesi barat menyewa dan menggunakan kapal nelayan untuk mendistribusikan logistik pemilu ke wilayah terpencil KOMPAS.ComKPU Mamuju, sulawesi barat menyewa dan menggunakan kapal nelayan untuk mendistribusikan logistik pemilu ke wilayah terpencil


MAMUJU, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum Mamuju Sulawesi Barat terus berburu waktu yang tersisa sebelum pencoblosan dimulai 17 April 2019 mendatang.

Agar pemilu bisa digelar tepat waktu, KPU Mamuju mulai mendistribusikan logistik pemilu ke wilayah terpencil di Kabupaten Mamuju.

Tak hanya menggunakan angkutan truk, KPU juga terpaksa menyewa kapal nelayan untuk mendistribusikan logistik pemilu ke pulau-pulau terpencil dengan pengawalan ketat aparat TNI-Polri, mulai dari gudang KPU hingga ke lokasi distribusi tujuan.

“KPU terpaksa menyewa kapal nelayan untuk mendistribusikan logistik pemilu terutama ke daerah atau pulau-pulau terpencil agar bisa tiba tepat waktu. Jarak perjalanan normal ke Pulau Bala-Balakang itu bisa sampai 8 jam,” jelas Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang, Minggu (14/4/2019).

Baca juga: KPU Majene Kebut Distribusi Logistik Pemilu ke 6 Kecamatan Terjauh

Pendistribusian ke wilayah terpencil, termasuk ke pulau-pulau terpencil diprioritaskan lebih awal oleh KPU, lantaran kondisi medan dan jarak yang cukup jauh.

Agar dokumen pemilu tersebut tidak rusak atau basah, kotak suara dibungkus dengan plastik dan diisolasi sebelum didistribusikan ke lokasi PPK atau PPS.

Untuk memastikan kapal nelayan ini aman untuk digunakan mengangkut logistik pemilu, pihak TNI dan Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kapal yang akan digunakan.

Selain itu, untuk memastikan logistik pemilu tetap aman dan sampai di tujuan, TNI-Polri juga ikut mengawal pendistribusian logistik pemilu ke Pulau Bala-Balakang dan kawasan terpencil lainnya.

Baca juga: PLN Distribusi Jatim Jamin Pasokan Listrik di 130.010 TPS Lancar

Distribusi logistik pemilu lebih awal dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pulau Bala– Balakang, Kecamatan Bonehau, dan Kecamatan kalumpang. Ketiga kecamatan ini berada di perbatasan Kabupaten Mamuju dengan kondisi jarak yang cukup jauh.

Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang menjelaskan, jarak tempuh pendistribusian paling jauh yakni Kecamatan Pulau Bala – Balakang. Apabila kondisi cuaca membaik, bisa ditempuh dalam waktu enam sampai delapan jam. Sementara, saat kondisi cuaca buruk jarak tempuh bisa dicapai lebih lama lagi.

Hamdan menambahkan, untuk pendistribusian logistik pemilu ke wilayah terpencil di Kabupaten Mamuju, pihak KPU telah menyiapkan sebanyak tiga truk yang nantinya digunakan untuk mengangkut ribuan logistik pemilu ke berbagai tujuan kecamatan atau PPK dan PPS.

Sementara itu untuk pendistribusian logistik pemilu khusus untuk wilayah yang mudah dijangkau, rencananya KPU akan mendistribusikan pada tahap berikutnya setelah seluruh daerah terpencil dan sulit dijangkau dinyatakan rampung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X