Diduga Curi Ikan di Laut Natuna, 2 Kapal Vietnam Ditangkap TNI AL

Kompas.com - 14/04/2019, 15:06 WIB
Jajaran TNI AL melalui Koarmada I kembali berhasil menangkap 2 kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam yang melakukan pencurian ikan di laut Natuna, Sabtu (13/4/2019). KOARMADA IJajaran TNI AL melalui Koarmada I kembali berhasil menangkap 2 kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam yang melakukan pencurian ikan di laut Natuna, Sabtu (13/4/2019).

BATAM, KOMPAS.com - Jajaran TNI AL melalui Koarmada I kembali menangkap 2 kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam yang diduga melakukan pencurian ikan di laut Natuna, Sabtu (13/4/2019).

Kedua kapal tersebut yakni kapal KIA BV 9888 TS berbendera Vietnam dengan Tonage 80 GT. Kapal ini dinakhodai Le Van Taw dengan jumlah ABK tiga orang berkewarganegaraan Vietnam.

Kemudian, kapal KIA BV 8118 TS berbendera Vietnam dengan Tonage 80 Ton yang dinakhodai Chiem Van Nghiep dengan jumlah ABK 17 orang WNA Vietnam dan bermuatan 1 Ton Ikan Campuran.

Kadispen Koarmada I Letkol Agung Nugroho mengatakan, penangkapan ini berawal saat KRI Usman Harun-359 melaksanakan patroli rutin di wilayah barat perairan Indonesia.


Baca juga: Di Tasik, Menteri Susi Bagi-bagi Ikan Sambil Pamer Prestasi Tenggelamkan Kapal Asing

Dari patroli tersebut, KRI Usman Harun-359 mendapatkan kontak kapal pada posisi 05° 02’ 772’’ U - 110° 30’ 737’’ T, tepatnya di Laut Natuna.

Lalu, KRI Usman Harun-359 melakukan pengejaran, penangkapan, dan penyelidikan (jarkaplid) dilanjutkan dengan proses pemeriksaan dan penggeledahan terhadap Dokumen, ABK dan Muatan kedua KIA tersebut.

"Saat ditangkap, kedua KIA Vietnam tersebut sedang melaksanakan kegiatan illegal fishing di wilayah perairan Indonesia (ZEEI) dengan menggunakan alat tangkap ikan pair trawl," kata Agung melalui ponselnya, Minggu (14/4/2019).

Agung mengatakan penangkapan kapal ikan Vietnam ini merupakan kali kedua setelah dua pekan lalu KRI Usman Harun telah menangkap dua kapal ikan Vietnam di Laut ZEE Indonesia tepatnya Laut Natuna Utara.

Baca juga: KKP Kembali Tangkap 6 Kapal Asing Pencuri Ikan

Lebih jauh, Agung mengatakan, penangkapan Kapal Ikan Asing tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam hal ini Koarmada I dalam penegakkan kedaulatan dan hukum di laut.

Hal ini sesuai dengan penekanan yang disampaikan oleh Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, bahwa unsur KRI Koarmada I agar meningkatkan patroli di perbatasan serta tidak ragu dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan aktifitas ilegal serta pencurian sumber daya alam yang ada di perairan Indonesia bagian barat. Saat ini kapal tersebut dalam perjalanan menuju ke dermaga Lanal Natuna.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Regional
Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Regional
Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X