Pendaki Gunung Rinjani Diminta Bersabar

Kompas.com - 13/04/2019, 19:30 WIB
Goni, salah seorang pendaki Gunung Rinjani asal Lombok Timur, foto diambil sebelum gempa pada tahun 2017 lalu. handoutGoni, salah seorang pendaki Gunung Rinjani asal Lombok Timur, foto diambil sebelum gempa pada tahun 2017 lalu.

MATARAM, KOMPAS.com - Para pendaki Gunung Rinjani diminta bersabar untuk sementara waktu karena jalur pendakian menuju puncak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) masih dalam perbaikan sampai saat ini.

Walau diberitakan sebelumnya, pendakian Gunung Rinjani rencana akan dibuka pada pada awal bulan April 2019 ini, hal itu batal akibat gempa susulan yang bermagnitudo 5,8 pada Minggu (17/3/2019).

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono, menyebutkan, pihaknya telah melakukan survei terhadap lokasi jalur pendakian pada tanggal 16 Maret, dan kondisi jalur pendakian masih rawan terhadap dampak gempa.

"Kami sedang dalam tahap survei, kondisi saat ini masih rawan terhadap dampak gempa," ungkap Sudiyono melalui sambungan telepon, Jumat (12/4/2019).

Dari hasil survei jalur pendakian melalui Sembalun, Lombok Timur, Sudiyono menyebutkan, saat ini pihaknya masih belum menemukan sumber air dan beberapa jalur harus diperbaiki,

"Kondisi sementara saat ini kami belum menemukan sumber air, perbaikan MCK, dan beberapa jalur harus disempurnakan" Kata Sudiyono.

Sementara itu, kondisi jalur pendakian melalui Senaru Lombok Utara, tidak kalah jauhnya dengan kondisi jalur Sembalun.

"Di Senaru, kondisinya hampir sama. Jalurnya masih perlu disempurnakan," ungkap Sudiyono.

Sampai sejauh ini, pendakian melalui jalur Sembalun maupun Senaru hanya bisa sampai Pelawangan (Pos 3).

Sedangkan dua jalur lainnya, yakni jalur Aik Berik yang berada Lombok Tengah dan jalur Tembanun yang berada di Lombok Timur juga masih ditutup dengan alasan pemulihan ekosistem.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan Demi Mengajar

Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan Demi Mengajar

Regional
Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Regional
Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Regional
Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Regional
Alasan Hari Libur, Polisi Dihalangi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu di Lapas Pekanbaru

Alasan Hari Libur, Polisi Dihalangi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu di Lapas Pekanbaru

Regional
Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Regional
Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Regional
Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Regional
Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Regional
Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Regional
Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Regional
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Regional
Kena Razia Polisi gara-gara Tak Pakai Helm, Pria Ini Rusak Motor Pakai Batu Besar

Kena Razia Polisi gara-gara Tak Pakai Helm, Pria Ini Rusak Motor Pakai Batu Besar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X