Prabowo: Para Kiai Besar Tidak Ada yang Nitip Khilafah kepada Saya

Kompas.com - 12/04/2019, 22:55 WIB
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam acara pidato kebangsaaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANCalon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam acara pidato kebangsaaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02  Prabowo Subianto menyinggung pihak-pihak yang menyebut kampanye terbuka di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (6/4/2019) disebut tidak inklusif. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara pidato kebangsaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019).

"Ada yang menuduh saya dan tim saya tidak inklusif, membangun pemerintahan selain Pancasila, kita membangun khilafah," kata Prabowo.

Ia pun mengungkapkan bahwa Prabowo-Sandiaga juga didukung tokoh-tokoh selain dari agama Islam. Menurutnya, beberapa hari lalu Prabowo menyebut menerima 300 pendeta dari agama protestan.

"Jadi tim saya juga banyak dari agama Protestan, Katolik, Hindu, dan lain-lain," ujarnya.

Baca juga: Hadir di Pidato Kebangsaan Prabowo, Gatot Nurmantyo Singgung Anggaran TNI

Selain Prabowo-Sandiaga diusung koalisi Adil Makmur yamg terdiri dari PKS, PAN, Demokrat, Partai Berkarya, dan Gerindra, Prabowo juga menyebut mendapat dukungkan dari ijtima' ulama dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Menurut Prabowo, dirinya tidak pernah berpikir untuk menggunakan sistem khilafah jika nanti terpilih sebagai presiden.

Para kiai besar dan habaib yang mendukungnya disebut tidak pernah menginginkan khilafah menjadi sistem dalam bernegara di Indonesia.

"Para kiai besar tidak ada yang nitip khilafah kepada saya. Habaib juga tidak ada. Yang selalu dititip Islam rahmatan lil alamin," ucap Prabowo.

Demokrasi, menurutnya, adalah sistem pemerintahan terbaik dan teruji di Indonesia. Sistem demokrasi, kata dia, adalah bentuk yang terbaik dari yang ada.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X