Antisipasi Ancaman KKB, Polda Papua Siagakan Personel di Nduga

Kompas.com - 12/04/2019, 19:47 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahamd Mustofa Kamal Jhon Roy PurbaKabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahamd Mustofa Kamal

JAYAPURA, KOMPAS.com - Merespons ancaman kelompok kriminal bersenjata ( KKB) untuk menggagalkan pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Nduga, Polda Papua sudah menyiapkan langkah antisipasi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menyatakan, kepolisian sudah menempatkan pasukan di Kenyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga.

"Biasa saja, kami lakukan pengamanan seperti di kabupaten lainnya di pegunungan tengah. Kami mengikuti KPU mau di Kenyam atau di distrik-distrik lain, tergantung dari penyelenggara. Pasukan kami siapkan di Kenyam, nanti tergantung KPU setempat," kata Kamal, saat dihubungi, Jumat (12/4/2019).

Baca juga: Tim DVI Polda Papua Kesulitan Kumpulkan DNA Pembanding Korban Banjir Sentani

Diakuinya, Nduga merupakan salah satu kabupaten di Papua yang ditetapkan memiliki potensi konflik cukup besar saat pelaksanaan Pemilu.

Namun, sejak dini, hal tersebut sudah diantisipasi oleh semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan Pemilu.

"Seluruh pasukan yang ditugaskan mengamankan Pemilu sudah berangkat semua," kata Kamal.

Ia juga tidak ingin membesar-besarkan propaganda yang dibuat pimpinan KKB di Nduga, Egianus Kogoya melalui media sosial.

"Egianus kan biasa saja, kerjaan dia memang ancam-ancam, takut-takuti orang," cetus dia.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Pol Martuamin Sormin menyebut, dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 di Papua, ada tiga kabupaten yang dianggap rawan konflik.

Baca juga: KPU Ajak Masyarakat Ikut Kawal Penyelenggaraan Pemilu

Tiga kabupaten yang diangap rawan adalah, Kabupaten Nduga, Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Paniai.

"Untuk Kabupaten Nduga kerawanan karena masalah KKB, kalau Mamteng (Mamberamo Tengah) dan Paniai karena masalah penetapan komisioner KPU yang baru, tapi kami optimistis semua bisa kami kendalikan," ujar dia. 

Sormin menyatakan, Polri telah berkoordinasi dan siap untuk mengamankan semua potensi gangguan yang mungkin terjadi, termasuk gangguan dari pihak KKB.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Regional
Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Regional
Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Regional
Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Regional
Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Regional
Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X