Jelang Final Arema VS Persebaya, Peserta Rapat Paripurna Kota Malang Kompak Pakai Kostum Aremania

Kompas.com - 12/04/2019, 16:09 WIB
Suasana rapat paripurna di DPRD Kota Malang yang dipenuhi oleh kostum biru Aremania, Jumat (12/4/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIKSuasana rapat paripurna di DPRD Kota Malang yang dipenuhi oleh kostum biru Aremania, Jumat (12/4/2019)

MALANG, KOMPAS.com -Ada yang berbeda saat rapat paripurna DPRD Kota Malang agenda Laporan Hasil Kerja Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Malang Tahun Anggaran 2018.

Hampir seluruh peserta rapat kompak menggunakan kostum warna biru dan atribut Aremania sebagai bentuk dukungan pada Arema FC yang akan berlaga pada leg kedua final Piala Presiden 2019  di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Baca juga: Dihadiri Jokowi, Final Piala Presiden 2019 di Malang Dijaga 4.280 Personel

Ketua DPRD Kota Malang, Bambang Heri Susanto kepada Kompas.com Jumat (12/4/2019) mengatakan, pemakaian atribut serba biru itu untuk mendukung Arema FC yang akan melawan Persebaya Surabaya malam ini.

"Menyemangati Arema, supaya Arema lebih baik lagi untuk menjadi juara. Sampai saya instruksikan sidang paripurna ini memakai atribut Aremania. Ahamdulillah semuanya sudah melaksanakan sehingga nanti bisa menyemangati Arema lewat DPRD juga dan menjadi juara," jelasnya.

Baca juga: Risma Ngevlog Ajak Bonek Tidak Datang ke Malang

Hal senada juga dijelaskan Wali Kota Malang, Sutiaji. Menurutnya, pemakaian atribut dan kostum Aremania itu untuk memberikan dukungan kepada pemain dalam merebut tropi Piala Presiden 2019.

"Kalau atribut iyes (memakai), termasuk guru. Kalau murid dianjurkan. Supaya memberikan semangat kepada pemain, kepada manajemen karena bola tidak hanya sekedar olahraga," katanya.

Sutiaji mengatakan, gelaran pertandingan sepak bola juga membantu pertumbuhan di Malang, terutama di sektor ekonomi.

"Sepakbola juga seni yang meggerakkan seluruh sub sektor perekonomian. Selain memberikan tontotan juga memberikan efek domino terhadap pertumbuhan Malang," katanya.

Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya pada leg kedua final Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (12/4/2019).

Kans kemenangan Arema FC sangat besar karena berhasil menahan imbang Persebaya saat berlaga pad leg pertama di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Selasa (9/4/2019) lalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Regional
Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Regional
Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Regional
Nenek Roslina Marahi Aparat Saat Demo: Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian Polisi

Nenek Roslina Marahi Aparat Saat Demo: Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian Polisi

Regional
Satgas Pemkab Jember Pakai Atribut Calon Petahana, Pansus: Kami Sudah Berkali-kali Ingatkan...

Satgas Pemkab Jember Pakai Atribut Calon Petahana, Pansus: Kami Sudah Berkali-kali Ingatkan...

Regional
Bakal Dibuka Pekan Depan, 2 Bioskop di Semarang Lakukan Simulasi

Bakal Dibuka Pekan Depan, 2 Bioskop di Semarang Lakukan Simulasi

Regional
Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja di Surabaya Kondusif, Polisi Tangkap 169 Orang

Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja di Surabaya Kondusif, Polisi Tangkap 169 Orang

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, Ganjar Minta Warga Jateng di Perantauan Tak Mudik

Libur Panjang Akhir Oktober, Ganjar Minta Warga Jateng di Perantauan Tak Mudik

Regional
Tembakan Gas Air Mata Masuk ke Permukiman, Seorang Nenek Marahi Polisi

Tembakan Gas Air Mata Masuk ke Permukiman, Seorang Nenek Marahi Polisi

Regional
Bupati Madiun Sebut Mitos Bayi Impetigo Jadi Alasan Banyak Warga Buang Popok ke Sungai

Bupati Madiun Sebut Mitos Bayi Impetigo Jadi Alasan Banyak Warga Buang Popok ke Sungai

Regional
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Makassar, Demonstran Bentrok dengan Pendukung Paslon Pilkada

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Makassar, Demonstran Bentrok dengan Pendukung Paslon Pilkada

Regional
Diserang Kelompok Pemuda dengan Sajam, Jamaludin Tewas di RS, Polisi Buru Pelaku Lain

Diserang Kelompok Pemuda dengan Sajam, Jamaludin Tewas di RS, Polisi Buru Pelaku Lain

Regional
Ambulans Dipakai Angkut Barang Seserahan Pernikahan, 2 Orang Diperiksa Polisi

Ambulans Dipakai Angkut Barang Seserahan Pernikahan, 2 Orang Diperiksa Polisi

Regional
Kronologi 5 Penambang Tewas Terjebak di Lubang 25 Meter, Sempat Abaikan Peringatan

Kronologi 5 Penambang Tewas Terjebak di Lubang 25 Meter, Sempat Abaikan Peringatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X