Pembunuh Mayat Dalam Koper Adalah Teman Dekat Korban

Kompas.com - 12/04/2019, 13:05 WIB
Suasana luar ruangan tempat pemeriksaan saksi kasus mayat dimutilasi di Polres Kediri Kota, Jawa Timur, Jumat (5/4/2019).KOMPAS.com/M.AGUS FAUZUL HAKIM Suasana luar ruangan tempat pemeriksaan saksi kasus mayat dimutilasi di Polres Kediri Kota, Jawa Timur, Jumat (5/4/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - 2 pelaku pembunuhan mayat di dalam koper disebut sebagai teman dekat korban Budi Hartanto (28). Ketiganya saling kenal dan berada dalam satu komunitas tertentu.

"Sudah kami duga, pelaku dan korban adalah saling kenal dan memiliki hubungan dekat," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Jumat (12/4/2019).

Seperti dugaan awal kata Barung, pelaku pembunuhan guru seni tari honorer Pemkab Kediri itu lebih dari satu orang.

"Penyidik nanti juga akan mendalami dugaan motif asmara dalam kasus ini," jelasnya.

Baca juga: 10 Hari Diburu, Pembunuh Mayat Dalam Koper Ditangkap Polisi

Pelaku pembunuhan Budi Hartanto ditangkap Kamis (11/4/2019) malam setelah diburu 10 hari sejak ditemukannya jasad korban. Satu pelau berinisal AP ditangkap di Jakarta, dan satu pelaku lagi yakni AJ ditangkap di Kediri.

Bersamaan dengan ditemukannya kedua pelaku, juga ditemukan potongan tubuh korban di Kediri.

"Jadi ini eksekusinya di Kediri, sementara pembuangan jenazahnya di Blitar," jelas Barung.

Sejak awal polisi menduga, motif pembunuhan Budi Hartanto adalah motif asmara. Budi Hartanto sendiri adalah pria dengan orientasi seks berbeda. Dugaan motif asmara kata Barung sangat kuat, meski faktanya ditemukan barang-barang korban yang hilang seperti motor dan uang.

Baca juga: Guru Honorer yang Mayatnya Ditemukan Dalam Koper Sempat Melawan saat Disabet Senjata Tajam

Jasad Budi Hartanto ditemukan dalam koper yang ditemukan pencari rumput di pinggir sungai bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019). Jasad ditemukan tanpa kepala dan dalam kondisi tanpa busana di dalam sebuah koper.



Terkini Lainnya

Cara Unik Polisi Atur Lalu Lintas, Gunakan Boneka hingga Menyamar Jadi Patung

Cara Unik Polisi Atur Lalu Lintas, Gunakan Boneka hingga Menyamar Jadi Patung

Regional
Hanyut di Parit, Wanita di Pekanbaru Ini Ditemukan Tewas

Hanyut di Parit, Wanita di Pekanbaru Ini Ditemukan Tewas

Regional
Mengering, Ratusan Warga Kulon Progo Tangkap Ikan di Sungai

Mengering, Ratusan Warga Kulon Progo Tangkap Ikan di Sungai

Regional
PPDB Online SMK Dimulai, Ingat! Calon Siswa Harus Buat Akun Sebelum Mendaftar

PPDB Online SMK Dimulai, Ingat! Calon Siswa Harus Buat Akun Sebelum Mendaftar

Regional
Ganjar Usulkan Zonasi Khusus PPDB untuk Anak Berprestasi di Jawa Tengah

Ganjar Usulkan Zonasi Khusus PPDB untuk Anak Berprestasi di Jawa Tengah

Regional
Cerita Paidi, Mantan Pemulung Beromzet Miliaran Setelah Sukses Tanam Porang

Cerita Paidi, Mantan Pemulung Beromzet Miliaran Setelah Sukses Tanam Porang

Regional
Kande Tompa, Tradisi Mencari Jodoh Masyarakat Buton Setelah Lebaran

Kande Tompa, Tradisi Mencari Jodoh Masyarakat Buton Setelah Lebaran

Regional
6 Fakta Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Alasan Tersangka Serang Sopir Bus hingga Tes Kejiwaan

6 Fakta Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Alasan Tersangka Serang Sopir Bus hingga Tes Kejiwaan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali | Pernikahan TKI dengan Mahar Xpander Seharga 256 Juta

[POPULER NUSANTARA] Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali | Pernikahan TKI dengan Mahar Xpander Seharga 256 Juta

Regional
KPK Periksa Rektor IAIN Pontianak sebagai Saksi Kasus Romahurmuziy

KPK Periksa Rektor IAIN Pontianak sebagai Saksi Kasus Romahurmuziy

Regional
Tersangkut Kasus Narkoba, Oknum Polisi Dipecat Tidak Hormat

Tersangkut Kasus Narkoba, Oknum Polisi Dipecat Tidak Hormat

Regional
Viral Video Tabrakan Beruntun Bus dengan Truk Tangki di Padang

Viral Video Tabrakan Beruntun Bus dengan Truk Tangki di Padang

Regional
Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Regional
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional

Close Ads X