WN Malaysia yang Ditikam Pengusaha Batam Berutang Rp 7 M ke Pelaku

Kompas.com - 12/04/2019, 09:08 WIB
Paulus Amat Tantoso, Pengusaha Batam, Kepulauan Riau yang melakukan penusukan terhadap WNA Malaysia, Kelvin Hong terancam hukuman 5 tahun penjara. KOMPAS.com/ HADI MAULANAPaulus Amat Tantoso, Pengusaha Batam, Kepulauan Riau yang melakukan penusukan terhadap WNA Malaysia, Kelvin Hong terancam hukuman 5 tahun penjara.

BATAM, KOMPAS.com - Amat Tantoso, pelaku penusukan terhadap Kelvin Hong, WNA Malaysia sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Barelang, Kamis (11/4/2019) malam.

Berbeda dengan hari sebelumnya, pada Kamis, pemeriksaan terhadap Amat Tantoso didampingi kuasa hukumnya, Edi Hartono.

Ditemui di Mapolresta Barelang Edi mengaku sampai saat ini pemeriksaan masih berjalan.

Baca juga: Pengusaha Batam Tusuk WN Malaysia Usai Makan Malam Bersama

Namun demikian Edi mengatakan kondisi Amat Tantoso dalam keadaan sehat.

Ditanyai apa yang melatar belakangi hingga akhirnya terjadi penikaman tersebut, Edi menyebutkan murni akibat utang piutang.

"Murni hutang piutang, WN Malaysia memiliki utang mencapai Rp 7 miliar kepada pak Amat Tantoso," kata Edi. 

Baca juga: WN Malaysia yang Ditikam Pengusaha Batam Masih Belum Stabil

Namun sayang saat ditanyai lebih jauh Edi langsung menghindar.

"Tunggu saja ya, kan masih proses. Yang jelas kasusnya berawal dari utang piutang," pungkas Edi.

Baca juga: Pengusaha Batam yang Menikam WN Malaysia Terancam 5 Tahun Penjara

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

Regional
Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

Regional
Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Regional
Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Regional
Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Regional
Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Regional
Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Regional
Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Regional
Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X