Pengusaha Batam yang Menikam WN Malaysia Terancam 5 Tahun Penjara

Kompas.com - 12/04/2019, 07:40 WIB
Paulus Amat Tantoso, Pengusaha Batam, Kepulauan Riau yang melakukan penusukan terhadap WNA Malaysia, Kelvin Hong terancam hukuman 5 tahun penjara. KOMPAS.com/ HADI MAULANAPaulus Amat Tantoso, Pengusaha Batam, Kepulauan Riau yang melakukan penusukan terhadap WNA Malaysia, Kelvin Hong terancam hukuman 5 tahun penjara.

BATAM, KOMPAS.com - Paulus Amat Tantoso, pengusaha Batam, Kepulauan Riau yang melakukan penusukan terhadap WN Malaysia Kelvin Hong terancam hukuman 5 tahun penjara.

Hal ini diungkapkan Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Barelang, Kamis (11/4/2019) malam tadi.

Amat, begitu panggilan akrabnya, ditetapkan sebagai tersangka tunggal penikaman karena selain barang bukti, dirinya juga mengakui apa yang telah diperbuatnya kepada korban.

Amat juga mengakui bahwa antara dirinya dengan korban memiliki permasalahan utang piutang.

Baca juga: WN Malaysia yang Ditikam Pengusaha Batam Masih Belum Stabil

Usaha money changer miliknya, ada seorang karyawannya berinisial M, meminjamkan uang kepada korban sebesar Rp 7 miliar.

Kejadian tersebut kemudian diketahui tersangka dan tersangka memerintahkan saksi M untuk menagih pinjaman uang Rp 7 miliar tersebut kepada korban.

"Namun saksi M tidak berhasil melakukan penagihan tersebut, hingga akhirnya terjadilah musibah ini," kata Hengki dalam konferensi pers, Kamis (11/4/2019) malam.

Baca juga: Pengusaha Batam Tusuk WN Malaysia Usai Makan Malam Bersama

Hengki mengaku, sebelumnya pada tanggal 10 April 2019 sekitar pukul 15.00 WIB, saksi M dan korban bertemu di Sukajadi. Korban memberikan satu cek senilai Rp 7 M yang belum ditandatangani kepada saksi M.

Korban mengaku akan menandatangani cek tersebut setelah bertemu dengan tersangka.

Namun, saat korban dan tersangka bertemu, korban malah enggan menandatangani cek tersebut hingga akhirnya terjadi cekcok yang berujung penusukan.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Untuk barang bukti berupa pisau sangkur yang digunakan tersangka untuk menikam korban, juga sudah kami amankan," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

Regional
Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Regional
Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Regional
Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Regional
Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

Regional
Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Regional
Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Regional
Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Regional
Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Regional
Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Regional
Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Regional
Bersembunyi 2 Tahun dengan Nama Palsu, Buronan Koruptor Ini Akhirnya Ditangkap

Bersembunyi 2 Tahun dengan Nama Palsu, Buronan Koruptor Ini Akhirnya Ditangkap

Regional
Api di Gunung Tampomas Masih Menyala, Luas Lahan yang Terbakar Capai 154 Hektare

Api di Gunung Tampomas Masih Menyala, Luas Lahan yang Terbakar Capai 154 Hektare

Regional
Asosiasi Tradisi Lisan Gelar Munas dan Seminar Internasional di Makassar

Asosiasi Tradisi Lisan Gelar Munas dan Seminar Internasional di Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X