Di Yogyakarta, Ini Peluang Jokowi-Ma'ruf Vs Prabowo-Sandi

Kompas.com - 11/04/2019, 23:49 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan saat mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak ACapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan saat mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Dua kubu capres kini bersaing memenangkan hati masyarakat Yogyakarta untuk pemilu pada 17 April 2019, yakni kubu Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dua kandidat presiden ini menyambangi Yogyakarta dan berorasi politik di GOR Kridosono. Jokowi datang ke Yogyakarta pada 23 Maret 2019 dengan aksi deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia. Dia datang ke GOR Kridosono dengan mengendarai sepeda onthel. Pesan dalam orasi politiknya ialah agar semua pihak memerangi hoaks.

Sementara kampanye Prabowo di tempat yang sama pada 8 April 2019 merupakan kampanye yang bersemangat. Prabowo berpidato tentang tentara dan polisi yang masih aktif agar netral. Aksinya menggebrak podium saat berpidato pun menjadi viral dan disambut dengan semangat oleh pendukungnya.

Bagaimana peta kekuatan dua kandidat tersebut di DIY? Apa faktor-faktor penentu kemenangan mereka di daerah ini?


TKD DIY targetkan 70 persen suara: sasar swing voters, Jokowi dididik di Yogya, hingga upaya tangkal hoaks

Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Daerah Istimewa Yogyakarta (TKD KIK) DIY yakin capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo -Ma'ruf Amin menang di DIY. TKD menargetkan suara untuk Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di DIY sebesar 70 persen.

"Target kami untuk DIY 70 persen," ujar Ketua Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Daerah Istimewa Yogyakarta (TKD KIK DIY) Bambang Praswanto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/4/2019).

Dari hasil survei internal saat ini posisi khusus di DIY sudah berada di 62 persen. Jumlah ini berdasarkan survei pada Maret 2019.

TKD DIY menargetkan suara Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk Kabupaten Kulon Progo 75 persen, Kabupaten Sleman 65 persen, Kota Yogyakarta lebih dari 70 persen, Kabupaten Bantul 70 persen, dan Kabupaten Gunung Kidul 65 persen.

Baca juga: Jokowi: Saya Dididik dan Ditempa di Yogyakarta

Dari hasil survei Kota Yogyakarta sudah mendekati 69 persen, disusul Kabupaten Bantul di atas 60 persen. Tiga kabupaten lain, yakni Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Gunung Kidul, di angka sekitar 59 persen.

"Kami di DIY ada 27 daerah pemilihan. Kemarin kami analisis ada 12 dapil yang masih di bawah target. Nah ini yang kami tingkatkan. Jadi 12 dapil itu terdapat di kabupaten/kota, ada titik-titik itu (di bawah target)," katanya.

Bambang Praswanto menyampaikan TKD Joko Widodo-Ma'ruf Amin DIY juga fokus pada swing voters. Dari hasil survei Maret 2019 swing voters berkisar dari 15 persen sampai 17 persen.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Penghubung Kendal-Temanggung Longsor, Buka Tutup Jalur Diberlakukan

Jalan Penghubung Kendal-Temanggung Longsor, Buka Tutup Jalur Diberlakukan

Regional
Polisi Masih Kesulitan Ungkap Penyebab Kematian Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Masih Kesulitan Ungkap Penyebab Kematian Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
Menyeberang di Jalan Tol, Siswa SMP di Makassar Tewas Tertabrak Innova

Menyeberang di Jalan Tol, Siswa SMP di Makassar Tewas Tertabrak Innova

Regional
5 Siswa Ditemukan Tewas dalam Susur Sungai di Sleman

5 Siswa Ditemukan Tewas dalam Susur Sungai di Sleman

Regional
UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

Regional
Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

Regional
Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Regional
Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

Regional
Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Regional
9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

Regional
Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Regional
Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Regional
Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Regional
Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Regional
Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X