Ledakan Terjadi di Ruko Medan, 2 Anak Tewas dan 5 Orang Dewasa Terluka

Kompas.com - 11/04/2019, 23:15 WIB
Ledakan terjadi di salah satu rumah toko berlantai tiga di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Medan pada Kamis (11/4/2019) malam KOMPAS.com / MEI LEANDHALedakan terjadi di salah satu rumah toko berlantai tiga di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Medan pada Kamis (11/4/2019) malam

MEDAN, KOMPAS.com - Ledakan terjadi di salah satu rumah toko berlantai tiga di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Kamis (11/4/2019) malam.

Akibatnya, tiga ruko lain luluh-lantak. Dua orang menderita luka bakar, tiga orang luka-luka, dan dua lainnya yaitu anak-anak meninggal dunia. Korban yang selamat saat ini dirawat di Rumah Sakit Royal Prima dan Advent.

Informasi yang didapat, dua korban luka bakar adalah pasangan suami istri, Rahma Efendi (43) dan Nurmala Dewi Istri (37). Pemilik usaha Sate Kerang Rahmat ini mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuhnya.

Sedangkan korban luka-luka adalah Tria (24), Forinawati, Fransiska Natalia, dan Natalia. Sementara korban meninggal dunia masing-masing bernama Jafier (10) dan Eren (2).


Baca juga: Bangunan Mebel di Ambon Terbakar, Warga Sempat Dengar Bunyi Ledakan

Karyawan Sate Kerang Rahmat, Irma (19) mengatakan, setelah mendengar suara ledakan, dia melihat Rahmat dan istrinya turun dari tangga dalam keadaan terluka bakar.

"Sebelum kejadian, paginya sudah ada kerusakan pada gas tanam," kata Irma.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, tim gabungan terdiri dari Labfor Polri Cabang Medan, Brimob, Basarnas, dan pemadam kebakaran sudah menyisir lokasi untuk mencari apakah masih ada korban lain.

Baca juga: Ledakan di Tempat Agen Gas Elpiji Aceh Utara, Warga Sempat Kira Ada Bom

Diduga terkait gas PGN

Dari hasil pengecekan menggunakan detektor milik Perusahaan Gas Negara (PGN), diketahui sekitar lokasi masih ada gas.

"Penyebab utamanya, kita tunggu hasil tim labfor. Tapi dari detektor menunjukkan di sini masih ada gas. Kami mengimbau masyarakat tidak mendekati TKP, masih ada gas yang berbahaya, kalau dipicu panas akan terjadi kebakaran," kata Dadang, Kamis malam di lokasi kejadian.

Pihaknya sudah melakukan sterilisasi radius 10 meter di depan ruko yang hancur. Ruko itu juga sudah dikosongkan. Tim gabungan melakukan penyisiran dari luar dan belakang gedung. Sebab, kalau dari depan, tiang-tiang penopang bangunan sudah rapuh.

Baca juga: Ini Penjelasan PGN soal Ledakan di Ruko Medan yang Tewaskan 2 Anak

Ditanya asal sumber api, Dadang belum bisa memastikannya.

"Belum bisa diketahui karena petugas belum bisa masuk ke dalam, kita masih menunggu," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X