Gunung Agung Meletus hingga Hujan Abu, Petugas Bagikan Masker

Kompas.com - 11/04/2019, 22:58 WIB
Petugas BPBD Karangasem membagikan masker kepada warga pasca letusan Gunung Agung yang terjadi pada Kamis (11/4/2019) malam BPBD KarangasemPetugas BPBD Karangasem membagikan masker kepada warga pasca letusan Gunung Agung yang terjadi pada Kamis (11/4/2019) malam

DENPASAR, KOMPAS.com - Letusan Gunung Agung yang terjadi pada Kamis (11/4/2019) malam menyebabkan hujan abu di sejumlah desa di sekitar Gunung Agung.

Wilayah yang terdampak hujan abu antara lain Desa Temukus, Pemuteran, Pura Penataran Besakih, dan Pasar Agung.

"Situasi masih terpantau kondusif. Warga diimbau mengikuti arahan petugas," kata Kepala BPBD Bali I Made Rentin, Kamis malam.

Selain itu, pasca-hujan abu, petugas BPBD Karangasem membagikan masker kepada warga untuk mengantidipasi dampak buruk hujan abu vulkanik.

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang, namun selalu waspada. Agar selalu siap masker dan tutup tempat penampungan air bersih, serta tutup ventilasi udara kamar apabila terjadi hujan abu," kata Rentin.

Baca juga: Gunung Agung Meletus Lontarkan Lava Pijar dan Abu

Gunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali, kembali meletus pada Kamis (11/4/2019) pukul 18.47 Wita. Tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak.

Laporan resmi Pos Pemantau Gunung Api Agung di Desa Rendang menyebutkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 8 detik.

Sementara itu, Kasubid Mitigasi wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mikawai Bencana Geologi (PVMBG) Devy Kamil Syahbana mengatakan, erupsi terjadi secara transien atau tidak menerus. Letusan juga mengeluarkan suara gemuruh dan lontaran lava pijar.

Baca juga: Gunung Agung Meletus, Keluarkan Abu Setinggi 2.000 Meter



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Regional
Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Regional
Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Regional
Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Regional
Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Regional
Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Regional
Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X