Kompas.com - 11/04/2019, 21:18 WIB

BPD: Militansi pendukung, dukungan Rustriningsih, Prabowo berdarah Banyumas jadi modal kemenangan

Sementara itu Sekretaris II Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi, Rachmat Imanda, optimistis pasangan yang diusungnya akan dapat berbuat lebih di kandang banteng. Bahkan, tidak menutup kemungkinan perolehan suaranya dapat mengungguli pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Kita berjuang semaksimal mungkin, ikhtiar. Kita ketahui di sini basis merah, teman-teman partai koalisi dan relawan berjuang untuk memenangkan di Banyumas. Kita ingin menang di pemilu ini, target 58 persen, kan wajar, logis," kata Imanda.

Menurut Imanda kali ini pihaknya lebih siap menghadapi pertarungan. Koalisi parpol solid dan didukung dengan relawan yang sangat militan.

Baca juga: Tak Muluk-Muluk, Target Kemenangan Prabowo-Sandiaga di Jateng 50 Persen+1

"Banyak faktor yang berbeda jauh antara pemilu yang dulu dan sekarang, dulu 2014 perolehan suaranya sekitar 36 persen kalau nggak salah. 5 tahun lalu Gerindra baru berumur 6 tahun, struktural belum sesolid dan semilitan sekarang. Kalau sekarang tidak hanya parpol koalisi, tapi dengan relawan-relawan yang sangat luar biasa," ujar Imanda.

Sosok Prabowo yang merupakan keturunan asli Banyumas juga dinilai akan membantu untuk mendulang suara. Selain itu, Sosok Sandi juga akan mendongkrak suara, karena ia lebih mudah diterima semua kelompok masyarakat.

Pada saat kampanye di Purwokerto, Senin (1/4/2019), Prabowo Subianto mengaku bangga sebagai keturunan asli Banyumas. Banyumas, kata Prabowo, telah melahirkan pejuang-pejuang besar bagi bangsa Indonesia seperti Panglima Besar Jenderal Sudirman, Supardjo Rustam dan lainnya.

Baca juga: Prabowo: Kapan Lagi Putra Purwokerto Masuk Istana

"Karena di badan saya mengalir darah Banyumas. Banyumas, Purwokerto, melahirkan pejuang-pejuang bangsa Indonesia. Dan saya bangga, saya putra Purwokerto, Putra Banyumas. Kapan lagi putra Purwokerto masuk istana," kata Prabowo.

"Faktor Prabowo besar lah, kapan maning wong Banyumas duwe presiden (kapan lagi orang Banyumas jadi presiden). Kalau kemudian dari orang sendiri yang jadi presiden tentu Banyumas akan jadi prioritas program-progamnya, terutama pembangunan. Kita juga punya wakil yang lebih menjual, mudah diterima semua lapisan, banyak diterima semua kalangan," kata Imanda.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.