BNPP Riau 'Blender" 13 Ribu Pil Ekstasi dan 24 Kg Sabu

Kompas.com - 11/04/2019, 19:30 WIB
BNNP Riau memusnahkan sabu seberat 24 kilogram dengan cara dibakar menggunakan mesin insinenator, Kamis (11/4/2019). KOMPAS.com/ IDON TANJUNGBNNP Riau memusnahkan sabu seberat 24 kilogram dengan cara dibakar menggunakan mesin insinenator, Kamis (11/4/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau memusnahkan barang bukti sabu seberat lebih kurang 24 kilogram dan 13 ribu butir pil ekstasi asal Malaysia, Kamis (11/4/2019).

Sabu dimusnahkan cara dibakar menggunakan mesin insinenator, sedangkan pil ekstasi diblender.

Kepala Bidang Penindakan dan Pemberantasan Narkotika BNNP Riau AKBP Haldun menyampaikan barang bukti yang dimusnahkan ditangkap dari tiga orang kurir narkoba.

"Tiga tersangka RS,AA dan AR kita tangkap pada 30 Maret 2019 di Jalan Garuda Sakti di Pekanbaru," sebut Haldun pada Kompas.com usai pemusnahan di halaman BNNP Riau.

Baca juga: Selundupkan Sabu Lewat Anus, 2 Buruh Migran Diamankan di Batam

Dia mengungkapkan, ketiga pelaku merupakan kurir narkoba yang masuk dalam jaringan internasional. Barang haram  dalam bentuk kemasan teh cina itu berasal dari Malaysia yang diselundupkan melalui Dumai, wilayah pesisir Riau melewati jalur laut.

"Mereka wilayah operasionalnya (mengedar narkoba) di Dumai, Bengkalis dan Pekanbaru," sebut Haldun.

Sabu dan ekstasi akan diterima oleh pemesan di Bengkalis dan Pekanbaru. Namun pemesan barang tersebut belum berhasil ditangkap, karena jaringan terputus.

"Masih ada yang kita kejar," ujar Haldun.

Tiga kurir narkoba mengelabui petugas dengan menyamar sebagai petani.

"Mereka menggunakan dua sepeda motor. Satu pelaku yang membawa barang yang ditaruh dalam keranjang rotan, persis seperti petani yang sedang pergi ke kebun. Kemudian dua pelaku berada di depan memantau situasi," ungkap Haldun.

Saat diamankan dan dilakukan penggeledahan ditemukan 24 kilogram sabu dan ekstasi di dalam keranjang rotan tersebut.

Baca juga: Residivis Ajari HG dan SA Buat Ekstasi Palsu dari Paracetamol dan Belau

Selain pemusnahan barang bukti sabu dan ekstasi dari tiga kurir, BNNP Riau juga memusnahkan barang bukti sabu seberat 101 gram yang disita dari dua pelaku berinisial MS dan HN.

"MS dan HN kita tangkap saat transaksi sabu di Pekanbaru pada 31 Maret 2019. Tapi mereka ini jaringan yang berbeda. Masih kita kembangkan juga kasusnya," tambah Haldun.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Regional
Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Regional
Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Regional
Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Regional
Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Regional
Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Regional
Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Regional
Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

Regional
Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X