Polisi Selidiki Adanya Korban Lain dalam Kasus Prostitusi Anak di Ambon

Kompas.com - 11/04/2019, 17:11 WIB
Ilustrasi korban perkosaan. ShutterstockIlustrasi korban perkosaan.

 

AMBON,KOMPAS.com-Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease hingga kini masih terus mendalami kemungkinan adanya korban lain yang melibatkan siswa dalam kasus prostitusi anak di Kota Ambon.

Sejauh ini, baru dua orang yang diketahui menjadi korban dalam kasus tersebut yakni NR (15) dan DA (14). Keduanya diketahui merupakan siswa SMP di Kota Ambon.

“Penyidik masih mendalami kasus itu, termasuk apakah ada anak-anak lain yang menjadi korban selain dua korban sebelumnya,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon Ipda Julkisno Kaisupy kepada Kompas.com di kawasan Waihaong Ambon, Kamis (11/4/2019).

Baca juga: Oknum TNI Jadi Pelaku Kasus Prostitusi Anak di Ambon

Dia menyebut, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, penyidik baru menemukan adanya dua orang anak yang menjadi korban dalam kasus tersebut.

Meski begitu, kasus tersebut masih terus didalami untuk mengetahui apakah ada korban lain ataukah tidak.

Menurut Julkisno, tersangka SH (25) yang berperan sebagai muncikari selalu memanfaatkan dua siswi SMP itu untuk memperoleh keuntungan dari mereka saat melakukan transaksi dengan pria hidung belang.

Sejauh ini, lanjut Julkisno, kedua siswi tersebut telah tiga kali melayani pria hidung belang atas rayuan dan usaha dari tersangka SH.

Baca juga: Polisi Tangkap Mucikari Penjual Anak di Ambon

“Uang yang diberikan oleh pemesan itu diambil oleh SH. Jadi tersangka ini selalu mencari keuntungan dari anak-anak ini,”katanya.

SH sendiri sempat melarikan diri namun polisi berhasil menangkapnya saat akan berangkat melalui Bandara Pattimura Ambon pada Selasa (9/4/2019), dua hari lalu.

Setelah ditangkap, SH langsung dibawa ke Polres Pulau Ambon dan langsung ditahan.

Kasus yang terjadi pada akhir Maret 2019 ini ini terbongkar setelah salah satu keluarga korban melaporkan kejadian itu kepada polisi. Adapun dalam kasus ini, oknum anggota TNI berinisial SE ikut terlibat memesan kedua siswi tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X