Kapolda Sebut Tiga Kabupaten di Papua Rawan Konflik Pemilu, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 11/04/2019, 17:06 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin KOMPAS.com/Dhias SuwandiKapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Pol Martuamin Sormin menyebut, dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 di Papua, ada tiga kabupaten yang dianggap rawan konflik.

Tiga kabupaten yang diangap rawan adalah, Kabupaten Nduga, Kabupaten Mamberamo tengah, dan Kabupaten Paniai.

"Untuk Kabupaten Nduga, kerawanan karena masalah KKB, kalau Mamteng dan Paniai karena masalah penetapan komisioner KPU yang baru, tapi kami optimis semua bisa kami kendalikan," ujarnya di Hotel Sahid Papua, Kota Jayapura, Kamis (11/04/2019).

Baca juga: Jakarta Utara Masuk 10 Besar Lokasi Rawan Konflik Pemilu

Sormin menyatakan, Polri telah berkoordinasi dan siap untuk mengamankan semua potensi gangguan yang mungkin terjadi, termasuk gangguan dari pihak KKB.

Terkait dengan masih diperbolehkannya sistem noken/ikat, ia menganggap potensi konflik yang ada masih dapat dikendalikan oleh aparat TNI dan Polri.

"Kan tiga kabupaten yang rawan itu, semuanya pakai sistem noken/ikat, jadi saya pikir potensi ricuh antar sesama pendukung relative kecil, yang kita kuatirkan justru gangguan dari KKB, namun kami sudah siapkan strategi khusus untuk mengatasi hal tersebut," katanya.

Baca juga: Jokowi Yakin Imbauan ke TPS Pakai Baju Putih Tak Timbulkan Konflik

Secara keseluruhan, untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 di Papua, TNI-Polri di Papua mengerahkan sedikitnya 15 ribu aparat gabungan.

Jumlah tersebut, kata Sormin, masih kurang bila melihat luasnya wilayah Papua, dan kondisi geografisnya sangat menantang.

"Papua ini kan sangat luas, mulai dari daerah pegunungan sampai pantai, luasnya bahkan tiga kali pulau jawa, dengan jumlah personil 15 ribu masih kurang untuk mengawal pelaksanaan pemilu di Papua, kalau saya bagi ya.., rata-rata satu distrik hanya akan dikawal sekitar puluhan anggota saja," tuturnya.

Baca juga: Cegah Konflik Kepentingan, KPU Tak Lagi Undang Menteri dalam Debat

Dengan kondisi tersebut, ia pun meminta semua pihak untuk saling mendukung menciptakan situasi yang kondusif saat pelaksanaan Pemilu 2019.

Sormin pun menegaskan, TNI dan Polri siap mengamankan situasi dan menindak tegas siapa saja yang mencoba mengacaukan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakat Setiawan Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Merapi Meski Berstatus Level 3, Ini Pengakuannya...

Bakat Setiawan Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Merapi Meski Berstatus Level 3, Ini Pengakuannya...

Regional
Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Regional
Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Regional
Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Regional
Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Regional
Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Regional
Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Regional
Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Regional
Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Regional
4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

Regional
Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Regional
ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

Regional
Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X