Keluarga Siswi SMP Korban Pengeroyokan di Pontianak Ajukan Visum Ulang

Kompas.com - 11/04/2019, 16:45 WIB
Ketua Tim Pengacara Daniel Tangkau saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Pro Medika Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (11/4/2018) KOMPAS.com/HENDRA CIPTA Ketua Tim Pengacara Daniel Tangkau saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Pro Medika Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (11/4/2018)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Pihak keluarga AD (14), siswi SMP korban pengeroyokan geng siswi SMA di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, akan mengajukan dilakukannya visum ulang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pengacara korban Daniel Tangkau, di Rumah Sakit Pro Medika Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/4/2019).

"Terkait hasil visum yang dibeberkan kepolisian, di mana tidak ditemukan masalah kesehatan pada korban, maka pihak keluarga akan mengajukan visum ulang," kata Daniel.

Baca juga: Berkas Penganiayaan Siswi SMP di Pontianak Diupayakan Rampung Hari Ini

Menurut dia, hasil visum itu nantinya akan disodorkan kepada kepolisian sebagai alat bukti baru.

"Namun, bukan berarti pihak keluarga menolak hasil visum tersebut. Kami hanya minta visum ulang," tururnya.

Anggota tim pengacara korban Erik Mahendra Pratama menambahkan, secara psikis korban saat ini masih mengalami stres dan trauma berat, dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pro Medika Pontianak.

Maka dari itu, dia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengunggah gambar korban dan memberikan komentar berlebihan.

"Kami akan melaporkan akun-akun provokator yg tidak bertanggung jawab," ucapnya.

Baca juga: Menteri Pendidikan Sebut Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak Tidak Seperti Cerita di Media Sosial

Terlepas dari itu, saat ini pihak korban sudah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

"Kami percaya penyidik mampu menemukan hal-hal yang memang ada terjadi tindak pidana," jelasnya.

Sebelumnya, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Anwar Nasir mengungkapkan, berdasarkan hasil visum korban, yang dikeluarkan Rumah Sakit Pro Medika Pontianak, Rabu (10/4/2019), tidak ditemukan bekas luka atau memar pada tubuh korban.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X