Jelang Pemilu, Kementerian Kominfo Catat Berita Hoaks Meningkat Tajam

Kompas.com - 11/04/2019, 16:33 WIB
Menteri Kominfo Rudiantara didampingi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Padang, Sumatera Barat, Kamis (11/4/2019). Kompas.com/Perdana PutraMenteri Kominfo Rudiantara didampingi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Padang, Sumatera Barat, Kamis (11/4/2019).

PADANG, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat, terdapat peningkatan yang siginifikan terhadap berita hoaks di media sosial jelang Pemilihan Umum ( Pemilu) 2019.

" Hoaks meningkat tajam. Agustus 2018 Kominfo hanya mencatat 25 hoaks. Kemudian Desember 2018 menjadi 75 buah, Januari 2019 meningkat lagi jadi 175, Februari jadi 353 dan Maret 453," kata Menteri Kominfo Rudiantara, di Padang, Sumatera Barat, Kamis (11/4/2019). 

Baca juga: Polisi Deteksi Lokasi 2 DPO Terkait Hoaks Server KPU untuk Menangkan Paslon Tertentu

Kedatangan Rudiantara ke Padang guna memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa di Kampus Universitas Negeri Padang sekaligus mengecek sarana telekomunikasi bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) di Mentawai dengan melakukan teleconfrence dengan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet.

Rudiantara mengatakan, jelang pemilu, hoaks paling banyak menyerang pasangan calon presiden baik capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'aruf Amin maupun capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

"Ini karena mau pemilu. Makanya, kita minta masyarakat harus bisa menyaring informasi dan tidak termakan berita hoaks itu," ujarnya.

Baca juga: Sebaran Kian Luas, KPU Pertimbangkan Laporkan Hoaks Hasil Pemilu di Luar Negeri

Rudiantara mengaku prihatin dengan kondisi tersebut karena harusnya pesta demokrasi dilaksanakan dengan semangat persatuan, bukan memecah belah bangsa dengan menyebar berita bohong.

"Harusnya rakyat benar-benar berpesta, bukan saling serang. Tebar berita bohong yang bisa membuat masyarakat terpecah belah. Inilah yang harus kita tangkal," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Terlibat Pengeroyokan dan Perusakan Acara Midodareni di Solo, 2 Orang Diamankan

Diduga Terlibat Pengeroyokan dan Perusakan Acara Midodareni di Solo, 2 Orang Diamankan

Regional
Pengendara Motor Berusia 65 Tahun Tersesat di Jalan Tol, Begini Kronologinya

Pengendara Motor Berusia 65 Tahun Tersesat di Jalan Tol, Begini Kronologinya

Regional
Ridwan Kamil Resmi Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Ridwan Kamil Resmi Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Wakil Bupati Way Kanan dan 2 Pejabat Pemkab Positif Covid-19, Kantor Ditutup 4 Hari

Wakil Bupati Way Kanan dan 2 Pejabat Pemkab Positif Covid-19, Kantor Ditutup 4 Hari

Regional
Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Saat Rumah Sepi, Korban Kini Hamil 8 Bulan

Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Saat Rumah Sepi, Korban Kini Hamil 8 Bulan

Regional
Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Regional
'Saya Sangat Mengenal Beliau karena Kami Kawan sejak SMA'

"Saya Sangat Mengenal Beliau karena Kami Kawan sejak SMA"

Regional
Napi Kasus Narkoba Bakal Menghuni Lapas Nusakambangan Seorang Diri

Napi Kasus Narkoba Bakal Menghuni Lapas Nusakambangan Seorang Diri

Regional
18 Orang Karyawan PT Bukit Asam dan Keluarganya Positif Covid-19

18 Orang Karyawan PT Bukit Asam dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Resmi Dibuka, Lapas Narkotika Purwokerto Siap Tampung 270 Napi

Resmi Dibuka, Lapas Narkotika Purwokerto Siap Tampung 270 Napi

Regional
Heboh, Lahir Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat

Heboh, Lahir Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat

Regional
PSI Bakal Sumbangkan 15.000 Suara untuk Paslon Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

PSI Bakal Sumbangkan 15.000 Suara untuk Paslon Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

Regional
Fakta Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Pembesuk Tewas Ditusuk Pisau, Motif Cemburu

Fakta Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Pembesuk Tewas Ditusuk Pisau, Motif Cemburu

Regional
Tegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras Lepas Headset, 3 Polisi di Papua Dikeroyok

Tegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras Lepas Headset, 3 Polisi di Papua Dikeroyok

Regional
3 Polisi di Papua Dikeroyok Gara-gara Menegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras

3 Polisi di Papua Dikeroyok Gara-gara Menegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X