Hari Ini, Dua Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Makassar Jalani Sidang Vonis

Kompas.com - 11/04/2019, 12:21 WIB
Dua Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga Muhammad Ilham Agsari dan Sulkifli Amir saat meminta keringan hukuman kepada majelis hakim usai dituntut hukuman mati, Selasa (9/4/2019). Kompas.com/HIMAWAN Dua Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga Muhammad Ilham Agsari dan Sulkifli Amir saat meminta keringan hukuman kepada majelis hakim usai dituntut hukuman mati, Selasa (9/4/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua terdakwa pembunuhan satu keluarga di Jalan Tinumbu Lorong 166B, Kecamatan Tallo, Makassar, rencananya bakal menjalani sidang pembacaan putusan, Kamis (11/4/2019).

Kedua terdakwa yakni Andi Muhammad Ilham Agsari dan Sulkifli Amir merupakan eksekutor pembunuhan ini. Sebelumnya, mereka dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum dengan Pasal 340 KUHP.

Keduanya merupakan bawahan Akbar Daeng Ampuh, seorang narapidana yang menjadi otak pembunuhan ini. Ia juga merupakan salah satu jaringan kartel narkoba di Makassar.

Baca juga: Keluarga Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Makassar Ingin Pelaku Dihukum Mati

Akbar memilih mengakhiri hidupnya pada bulan Oktober lalu di dalam selnya beberapa bulan setelah ditetapkan sebagai otak pembunuhan ini.

Sebelumnya, kedua terdakwa pembunuhan pada Selasa lalu meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim. Ilham meminta keringanan karena memiliki anak dan istri, sementara Sulkifli Amir mengaku ingin membahagiakan orangtuanya.

Jaksa Penuntut Umum Andi Zulkifli Herman yang diberi kesempatan menanggapi pelidoi kedua terdakwa menegaskan tetap pada tuntutan hukuman mati.

"Kami tetap pada hukuman mati dan tidak akan mengubahnya," ujar jaksa.

Sementara itu, keluarga korban berharap hakim dapat memenuhi tuntutan Jaksa Penuntut Umum dengan memberikan hukuman mati kepada kedua terdakwa.

Keluarga menilai, kedua terdakwa dengan sengaja menghilangkan enam orang nyawa kerabat mereka pada 6 Agustus 2018 lalu.

"Harapan kami tetap hukuman mati. Semoga tidak meleset," kata Amiruddin, salah satu orangtua korban yang tewas.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X