3 Isu Viral di Medsos Kompak Dibantah Geng Siswi SMA Pengeroyok Siswi SMP

Kompas.com - 11/04/2019, 08:16 WIB
Tiga tersangka pengeroyokan AD (14), siswi SMP di Kota Pontianak, bersama temannya menyatakan permintaan maaf dan mengakui perbuatannya di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019). KOMPAS.com/HENDRA CIPTATiga tersangka pengeroyokan AD (14), siswi SMP di Kota Pontianak, bersama temannya menyatakan permintaan maaf dan mengakui perbuatannya di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019).

PONTIANAK, KOMPAS.com — Geng siswi SMA yang terlibat dalam pengeroyokan AD (14), siswi SMP di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, minta maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Indonesia dan korban, Rabu (10/4/2019) malam.

Dari ketujuh orang yang meminta maaf malam itu, tiga di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Empat lainnya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Polresta Pontianak.

“Saya sebagai salah satu pelaku, saya meminta maaf atas perlakuan saya terhadap AD dan saya sangat menyesal atas perlakuan saya ini,” kata tersangka berinisial FZ alias LL.

Baca juga: Menyesal, Geng Siswi SMA Tersangka Pengeroyok Siswi SMP Minta Maaf


Dalam kesempatan itu, mereka juga mengklarifikasi sejumlah isu yang beredar luas di media sosial, antara lain:

1. Bantah pengeroyokan, tetapi satu lawan satu

Menurut LL, dalam kasus ini tidak terjadi pengeroyokan, tetapi dilakukan secara terpisah, satu lawan satu, oleh tiga pelaku di waktu yang berbeda pada Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Memang benar kami melakukan pemukulan, tetapi kami tidak mengeroyok, apalagi sampai 12 orang,” ungkapnya.

Baca juga: 3 Siswi SMA Pengeroyok Siswi SMP Ditetapkan sebagai Tersangka

 

2. Bantah rusak organ vital

Mereka juga kompak membantah telah merusak organ vital korban yang hingga kini menjadi topik paling hangat dibicarakan di media sosial.

Baca juga: Viral Video Boomerang 3 Siswi SMA Terduga Pengeroyok Siswi SMP, Ini Penjelasan Polisi

 

3. Bantah benturkan kepala ke aspal

Sementara itu, tersangka NB alias EC mengatakan tidak ada aksi penyekapan, penyeretan, penyiraman secara bergiliran dan membenturkan kepala AD ke aspal.

Baca juga: Siswi SMP Korban Pengeroyokan di Pontianak Depresi dan Trauma

 

Para remaja ini pun berharap, masyarakat pengguna media sosial tidak menghakimi, apalagi melakukan ancaman verbal dan fisik. Karena menurut dia, tidak semua yang beredar di media sosial itu benar.

"Saya minta maaf kepada AD dan keluarganya. Saya menyesal," ucap NB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar, Tuai Kecaman Warganet

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar, Tuai Kecaman Warganet

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Regional
Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Regional
Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Regional
Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Regional
Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Regional
Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Regional
Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Regional
Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Regional
Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Regional
Mengenal Bipolar Disorder dan Cara Penyembuhannya

Mengenal Bipolar Disorder dan Cara Penyembuhannya

Regional
Viral, Seorang Anak Bermain Sakelar Lampu PJU Flyover Palur Karanganyar

Viral, Seorang Anak Bermain Sakelar Lampu PJU Flyover Palur Karanganyar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X