Sidang Taufik Kurniawan, Bantah Kesaksian Ketua PAN Jateng hingga Tolak Mundur dari Wakil Ketua DPR

Kompas.com - 11/04/2019, 08:10 WIB
Wakil Ketua DPR RI yang menjadi terdakwa kasus korupsi Taufik Kurniawan, seusai sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (10/4/2019) KOMPAS.com/NAZAR NURDINWakil Ketua DPR RI yang menjadi terdakwa kasus korupsi Taufik Kurniawan, seusai sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (10/4/2019)

3. Diizinkan berobat ke rumah sakit

Sempat ditolak mengajukan berobat ke rumah sakit, upaya kedua berhasil. Hakim ketua Antonius Widjantono menyetujui pengobatan Taufik di rumah sakit, namun hanya sekali saja pada Kamis (11/4/2019) ini.

Baca juga: Sempat Ditolak, Hakim Akhirnya Izinkan Taufik Kurniawan Berobat ke Rumah Sakit

Hakim juga meminta KPK mengawasi proses pengobatan Taufik.

Jika Taufik butuh lagi pemeriksaan ke rumah sakit, ia harus mengajukan lagi di persidangan.

4. Pindah ke Lapas Kedungpane

Taufik juga akhirnya meyakinkan hakim agar pindah tahanan. Sempat ditolak pada permintaan awal, permohonan Taufik dianggap lebih logis dan bisa diterima.

Taufik minta pindah karena tempatnya ditahan saat ini di Mapolda Jawa Tengah, sebagian dilakukan renovasi.

Alasan lain, semua saksi yang ditahan di Lapas Kedungpane juga telah bersaksi, sehingga tidak akan mempengaruhi keterangan selama sidang.

Baca juga: Ada Renovasi Ruang Tahanan, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Dipindahkan ke Lapas Kedungpane

"Ketetapan akan dibuat secepatnya," kata hakim Antonius Widjantono.

Taufik sendiri menghormati putusan hakim terkait terkabulnya keinginan pindah tahanan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X