Ridwan Kamil Tak Pernah Bertemu Terdakwa Suap Meikarta

Kompas.com - 11/04/2019, 05:15 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/4/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membantah ada pertemuan antara dirinya dengan para terdakwa kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Penjelasan dianggap perlu agar tidak memunculkan penafsiran macam-macam, dan penyesatan informasi publik.

“Biar tidak menjadi sumber fitnah. Keterangan itu hanya menceritakan keterangan terdakwa di pengadilan," tegas Ridwan Kamil dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (10/4/2019) malam.

"Karena saya juga tidak mau dan tidak berkenan dan dilarang KPK. Saat Meikarta berproses ijin dengan segala permasalahan hukumnya, saya pribadi masih Wali Kota Bandung. Hatur Nuhun,” lanjut pria yang akrab disapa Emil ini.

Seperti diketahui, mantan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili menyebut pernah berencana untuk bertemu Ridwan Kamil. Hal itu diungkapkan Neneng dalam sidang suap perizinan proyek Meikarta di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu.

Baca juga: Namanya Disebut dalam Sidang Meikarta, Ini Klarifikasi Ridwan Kamil

Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Pemprov Jabar Hermansyah menambahkan, keterangan terdakwa baru sekadar menyatakan niat untuk membahas persetujuan substantif Raperda RDTR dengan Gubernur Ridwan Kamil. Namun, pertemuan itu memang tak pernah ada.

"Terkait pemberitaan yang menyebutkan pernyataan terdakwa mantan Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi di persidangan, siapa saja bisa klaim,” kata Hermansyah.

"Dipastikan tidak ada pertemuan yang terjadi sejak Pak Gubernur dilantik hingga saat ini," lanjutnya kemudian.

Baca juga: Nama Ridwan Kamil Disebut dalam Sidang Suap Kasus Meikarta

Menurut dia, pejabat di lingkungan Pemprov Jabar atau pemerintah daerah dapat bertemu langsung dengan gubernur. Namun, disesuaikan dengan materi pembahasan penting atau tidak.

"Punya keinginan bertemu sah-sah saja. Banyak yang ingin bertemu dengan gubernur. Namun, tentu dilihat dari tingkat urgensi permohonan tersebut," kata dia.

Sebab itu, ia kembali menegaskan tak ada kaitan antara Ridwan Kamil dalam proses perizinan Meikarta. Sebab, saat itu Ridwan Kamil masih menjabat sebagai wali kota Bandung.

"Proses perizinan Meikarta dilakukan sebelum Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dilantik,” ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
D'Season Bantah Jadi Tempat Isolasi Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19

D'Season Bantah Jadi Tempat Isolasi Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19

Regional
Seorang Gadis Ditikam Pamannya Sendiri, Motifnya Sakit Hati dengan Orangtua Korban

Seorang Gadis Ditikam Pamannya Sendiri, Motifnya Sakit Hati dengan Orangtua Korban

Regional
Kasus Tanah di Labuan Bajo, Bupati Manggarai Barat Diperiksa Kejati NTT

Kasus Tanah di Labuan Bajo, Bupati Manggarai Barat Diperiksa Kejati NTT

Regional
Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Satu Warga Terpapar Saat Ikut Mandikan Jenazah

Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Satu Warga Terpapar Saat Ikut Mandikan Jenazah

Regional
7 Ambulans Konvoi Jemput 33 Santri yang Positif Corona di Tasikmalaya

7 Ambulans Konvoi Jemput 33 Santri yang Positif Corona di Tasikmalaya

Regional
Terungkap, Ini Motif Paman Tikam Keponakannya Saat Sedang Belajar Daring

Terungkap, Ini Motif Paman Tikam Keponakannya Saat Sedang Belajar Daring

Regional
7 Tenaga Medis RSUCM Aceh Utara Positif Corona, 2 Dirawat Intensif

7 Tenaga Medis RSUCM Aceh Utara Positif Corona, 2 Dirawat Intensif

Regional
Ganjar Harap Kasus Konser Dangdut Tegal Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Ganjar Harap Kasus Konser Dangdut Tegal Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Regional
Anggota TNI Tangkap 4 Warga Timor Leste, Ini Alasannya

Anggota TNI Tangkap 4 Warga Timor Leste, Ini Alasannya

Regional
Kebakaran Garasi di Madiun, 2 Bus dan 1 Pikap Hangus Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran Garasi di Madiun, 2 Bus dan 1 Pikap Hangus Dilalap Si Jago Merah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X