Kompas.com - 10/04/2019, 21:42 WIB
Pihak kepolisian menggelar barang bukti dan pelaku perampokan yang menembak korbannya menggunakan senjata api, Rabu (10/4/2019). KOMPAS.com/ CITRA INDRIANIPihak kepolisian menggelar barang bukti dan pelaku perampokan yang menembak korbannya menggunakan senjata api, Rabu (10/4/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com -  Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto mengatakan, lima pelaku perampokan yang menembak mati seorang ibu rumah tangga, Ramayani (36), warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, telah merencanakan untuk merampok Ramayani. 

"Para pelaku terdesak (kebutuhan). Jadi sasaran pelaku yakni Ramayani," kata Harry kepada wartawan di Mapolda Riau, Rabu (10/4/2019).

Baca juga: Polisi Tangkap 5 Perampok yang Tembak Mati Korbannya di Riau

Korban diketahui memiliki sejumlah usaha, salah satunya menjual minyak tanah di daerah tempat tinggalnya di Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rohul.

Harry menjelaskan, sebelum berencana merampok, para pelaku mengintai kalung emas yang dipakai korban.

Tepat pada Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 04.00 WIB, para pelaku masing-masing berinisial FP alias Bawok, A alias Anton, A alias Fajar, F dan H melancarkan aksinya.

Korban yang saat itu tidur bersama tiga orang anaknya, tiba-tiba terbangun mendengar ada yang masuk ke dalam rumahnya. Korban melihat beberapa pelaku sehingga korban teriak.

"Para pelaku mengaku menghabisi nyawa korban karena korban teriak," kata Harry.

Korban dibunuh dengan cara menembak korban di bagian kepala dengan menggunakan senjata api. Korban tewas di tempat, sementara anak-anak korban diikat pelaku.

Usai menembak korban, pelaku kabur dengan membawa sejumlah barang-barang korban berupa tas berisi uang dan kartu ATM.

Baca juga: Seorang Remaja di Riau Tewas Diduga Tersengat Listrik

Aksi rampok sadis itu pun bisa diungkap Polres Rohul dengan dibantu tim Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Direktorat Reserse Kriminal Polda Riau.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X