Ma'ruf Amin Dapat Sambutan Meriah dari Ribuan Banser di Lamongan

Kompas.com - 10/04/2019, 21:15 WIB
Maruf Amin di hadapan ribuan Banser di Lamongan, Jawa Timur. KOMPAS.com/HaryantipuspasariMaruf Amin di hadapan ribuan Banser di Lamongan, Jawa Timur.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri acara apel kesetiaan kader Banser dan GP Ansor bertajuk "Satu Komando Satu Barisan Mengawal Kyai Sampai Mati" di Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019).

Ia disambut meriah oleh ribuan kader Banser dan GP Ansor dari beberapa daerah di Jawa Timur tersebut.

Ma'ruf baru sempat hadir di lokasi pada sore hari. Acara sendiri sudah dimulai pada siang hari.

Tidak banyak yang disampaikan pasangan Joko Widodo dalam Pilpres 2019 itu saat didapuk memberikan sambutan.

"Saya ingin memberikan penghargaan, kalian semua telah melakukan apel sejak siang tadi, untuk senantiasa siap menghadapi berbagai kemungkinan," ujar Ma'ruf di hadapan ribuan kader yang memadati lapangan Desa Banyubang, Rabu (10/4/2019) sore.

Baca juga: Maruf Amin Minta Banser Jaga dan Bela NKRI

Ia pun lantas mengajak para kader Banser dan anggota GP Ansor untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga Nahdlatul Ulama (NU) dari gangguan oknum tidak bertanggung jawab.

"Siap membela NKRI, siap membela kiai, siap mengawal NU. Saya kira Banser harus siap," ucap dia.

"Karena apa? NKRI harga mati, Indonesia negeriku, engkau panji martabatku, siapa yang datang mengancammu akan binasa, karena akan berhadapan dengan Banser-Banser Nahdlatul Ulama," kata Ma'ruf yang kemudian disambut dengan tepuk tangan meriah dan kata-kata siap dari para kader Banser.

Usai memberikan sambutan dengan singkat, Ma'ruf lantas kembali menuruni panggung untuk menjalankan shalat maghrib di masjid terdekat dari lapangan Desa Banyubang.

Bernostalgia

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Regional
Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Regional
5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Regional
Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Regional
Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X