Permudah Permohonan Wajib Pajak, KPP Madya Bandung Bikin Aplikasi MTax 441

Kompas.com - 10/04/2019, 16:46 WIB
Kantor Pajak Pratama (KPP) Madya Bandung meluncurkan aplikasi MTax 441, Rabu (10/4/2019). Aplikasi ini diharapkan mempermudah badan atau lembaga mengisi persyaratan permohonanan wajib pajak baru. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Kantor Pajak Pratama (KPP) Madya Bandung meluncurkan aplikasi MTax 441, Rabu (10/4/2019). Aplikasi ini diharapkan mempermudah badan atau lembaga mengisi persyaratan permohonanan wajib pajak baru.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kantor Pajak Pratama (KPP) Madya Bandung meluncurkan aplikasi MTax 441, Rabu (10/4/2019).

Aplikasi ini diharapkan mempermudah badan atau lembaga mengisi persyaratan permohonanan wajib pajak baru.

“Targetnya kita ingin memberikan kemudahan kepada wajib pajak kita ketika membutuhkan pelayanan kita. Contohnya ketika mau mengajukan permohonan wajib pajak,” kata Kepala KPP Madya Bandung Andi Setiawan saat ditem seusai Tax Gathering di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (10/4/2019).

Lewat aplikasi ini, wajib pajak tidak perlu repot-repot ke kantor pajak untuk mengurus permohonan wajib pajak. pengajuan dan persyaratan bisa diupload ke aplikasi MTax 441.


Baca juga: Dokter Spesialis RSUD Bahteramas Protes Pemotongan 100 Persen Pajak Profesi

“Lewat MTax 441 ini wajib pajak bisa memantau (permohonan) sudah selesai atau belum, sudah lengkap atau belum, kalau belum lengkap apa yang harus dielangkapi, wajib pajak bisa lihat di sini,” tuturnya.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, dalam aplikasi ini layanan yang paling diutamakan adalah permohonan terkait surat keterangan fiskal, keterangan legalisasi dan permohonan pindah buku.

“Tiga fitur itu yang kita utamakan,” tegasnya.

Andi menambahkan, aplikasi ini juga bertujuan untuk mendekatkan wajib pajak dengan Kantor KPP Madya Bandung.

Baca juga: Optimalisasi PAD, Jateng Gunakan Monitoring Online Penerimaan Pajak

Menurut dia, wajib pajak yang terdaftar di KPP Madya Bandung tersebar di 27 kabupaten kota di Jawa Barat.

“Biasanya WP di Madya Bandung ini kan bukan terdaftar di Bandung saja, tapi di Sukabumi, bisa jadi di Ciamis, Tasikmalaya. Jauh kalau hanya untuk mengantarkan dokumen yang kekurangan. Harus mengantarkan dari Sukabumi ke Bandung," katanya. 

"Dengan ini tidak perlu datang langsung. Cukup upload, kita verifikasi, nanti kita proses. Dia bisa datang ketika mengambil yang asli dan menyerahkan aslinya, tapi prosesnya bisa dipermudah dengan ini.” 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X