KILAS DAERAH

Tugu Latsitarda, Kenangan Ratusan Calon Perwira terhadap Trenggalek

Kompas.com - 10/04/2019, 13:50 WIB
Plt Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin menandatangani prasasti peresmian Tugu Latsirtadanus XXXIX, di lokasi kegiatan yang berada di Jalan Dewi Sartika Trenggalek Jawa Timur Selasa (9/04/2019). KOMPAS.comPlt Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin menandatangani prasasti peresmian Tugu Latsirtadanus XXXIX, di lokasi kegiatan yang berada di Jalan Dewi Sartika Trenggalek Jawa Timur Selasa (9/04/2019).
Editor Latief

TRENGGALEK, KOMPAS.com — Tugu Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XXXIX di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, resmi diluncurkan Selasa (09/04/2019). Peresmiannya ditandatangani langsung oleh Komandan Jenderal Akademi TNI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyo, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, beserta pejabat lainnya.

Peresmian Tugu Latsitarda di simpang tiga Jalan Dewi Sartika menandakan akan berakhirnya kegiatan Latsitardanus di Kabupaten Trenggalek. Selain itu, tugu ini sebagai tanda keberadaan ratusan calon perwira ketika di Trenggalek sejak 1 April lalu.

Sebanyak 270 personel dari Akmil, AAL, AAU, Akpol, IPDN, dan sejumlah perwakilan mahasiswa di Jawa Timur diterjunkan untuk mengikuti kegiatan latihan integrasi sebelum mereka lulus.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan bahwa keberadaan ratusan calon perwira di Trenggalek ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Mereka banyak membantu masyarakat dalam bidang infrastruktur maupun noninfrastruktur, seperti membangun jalan penghubung di wilayah Kecamatan Kampak dan Gandusari yang sebelumnya rusak dan perlu perbaikan.

"Banyak akses yang belum masuk dalam APBD banyak diperjuangkan oleh mereka, sekarang sudah nyambung. Seperti jalan di Kampak dan Gandusari ini, masyarakat merasakan langsung. Ada juga fasum dan fasos yang sebelumnya kurang terpelihara, dibantu teman-teman Latsitardanus, sekarang menjadi baik," kata Arifin.

Mewakili masyarakat, lanjut Gus Ipin sapaan akrabnya, hal yang membuat bangga adalah Kabupaten Trenggalek turut ambil bagian mencetak ratusan abdi negara yang kelak akan menjadi pemimpin di satuan masing-masing. Pasalnya, Trenggalek terpilih menjadi salah satu lokasi latihan integrasi calon perwira, selain di tiga kabupaten lain di Jawa Timur.

"Ini juga menjadi bukti kebanggaan kami bahwa Trenggalek pernah menjadi tempat latihan integrasi para calon perwira yang nantinya akan menjadi pemimpin dan mengabdikan diri ke masyarakat. Sesuai namanya Satlak Elang mampu terbang tinggi, seperti harapan kami pada roda perekonomian di Trenggalek," kata Arifin.

Sementara itu, Komandan Jenderal Akademi TNI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia mengatakan bahwa keberadaan tugu tersebut sarat makna. Tugu ini menjadi pengingat bahwa mereka pernah bersosialisasi dengan masyarakat Trenggalek.

"Nanti, 15 April, ratusan calon perwira ini bakal kembali ke satuannya masing-masing. Ini sebagai memori, mudah-mudahan dikenang oleh mereka, karena 10 atau 20 tahun nanti lagi mungkin mereka sudah ada yang menjadi jenderal dan bisa mengingat kembali bahwa mereka pernah berinteraksi dengan saudara-saudaranya di Trenggalek," kata Aan Kurnia seusai meresmikan tugu.

Sebelumnya, ratusan calon perwira dari sejumlah kesatuan itu diterjunkan ke Kabupaten Trenggalek. Mereka tersebar di empat desa di tiga kecamatan. Ratusan calon perwira ini membaur bersama masyarakat untuk ikut mengembangkan pembangunan fisik dan nonfisik, mulai pembangunan jalan hingga edukasi dan penyuluhan.

"Mudah-mudahan kedatangan mereka bisa membawa angin segar, membawa dampak positif kepada para pemuda dan pemudi. Ini untuk mengaplikasikan apa yang sudah mereka dapatkan dalam pendidikan akademi selama empat tahun karena Juli nanti mereka akan dilantik menjadi perwira," kata Aan Kurnia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X