Eks Wagub Bali Kembali Jalani Pemeriksaan, Dugaan Kasus Penipuan Bos Maspion

Kompas.com - 10/04/2019, 12:58 WIB
Eks Wagub Bali, ssai jalani pemeriksaan dalam dugaan penipuan Bos Maspion sebesar Rp 150 Miliar pada Rabu (10/4/2019) Robinson GamarEks Wagub Bali, ssai jalani pemeriksaan dalam dugaan penipuan Bos Maspion sebesar Rp 150 Miliar pada Rabu (10/4/2019)

DENPASAR, KOMPAS.com - Mantan wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, kembali menjalani pemeriksaan di Direktorat kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Bali, Rabu (10/4/2019).

Ketut Sudikerta, tiba di lantai 3 Ditkrimsus Polda Bali, sekitar pukul 11.30 Wita. Dengan dikawal ketat petugas. Sudikerta, terlihat tiba dengan tangan terikat mengenakan baju tahanan berwarna orange.

Selain itu, Sudikerta, menutup wajah menggunakan masker. Setelah menjalani satu jam pemeriksaan, Ketut Sudikerta, langsung meninggalkan Polda Bali dengan digiring ke mobil untuk kembali ke ruang tahanan.

Sejumlah awak media yang menunggu sejak pagi tidak bisa menggali keterangan karena Sudikerta, enggan menjawab pertanyaan. Bahkan setengah berlari Sudikerta, masuk ke dalam mobil dan meninggalkan awak media.

Baca juga: Mantan Wakil Gubernur Bali Jadi Tersangka Kasus Penipuan Senilai Rp 150 M

Sebelumnya, Ketut Sudikerta, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp 150 miliar pada Senin (11/3/2018) silam.

Sudikerta, menawarkan dua objek tanah di Desa Balangan, Jimbaran, Kuta Selatan, kepada pemilik Maspion Grup, Ali Markus, pada tahun 2013. Sementara objek tanah yang sama pernah dijual ke PT Dua Kelinci.

Padahal Maspion secara kewajiban sudah memberikan hampir Rp. 150 miliar. Atas perbuatan tersebut Sudikerta, dilaporkan pihak Ali Markus ke Polda Bali.

Baca juga: Eks Wagub Bali Tersangka Penipuan Bos Maspion Ditahan usai Diperiksa 4 Jam

Sudikerta, diduga melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan dan/atau menggunakan surat/dokumen yang diduga palsu seolah-olah asli dan/atau pencucian uang.

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP atau pasal 372 KUHP dan/atau pasal 263 ayat (2) KUHP dan/atau pasal 3 UU nomor 8 th 2010 tentang pemberantasan dan pencegahan tindak pidana pencucian uang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X