Polisi: Siswi SMA Pengeroyok Siswi SMP Hanya 3 Orang, Bukan 12 Orang

Kompas.com - 10/04/2019, 11:36 WIB
Ilustrasi bullyingshironosov Ilustrasi bullying

PONTIANAK, KOMPAS.com - Polisi menyebutkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku yang terindikasi mengeroyok siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pontianak, Kalimantan Barat, berjumlah tiga orang.

Bukan 12 orang seperti yang disebutkan sebelumnya.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Husni Ramli mengatakan, ketiga terduga pelaku merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pontianak.

"Sejauh ini yang terduga pelaku berjumlah tiga orang bukan 12 orang seperti yang beredar," ucapnya dalam pers rilis di Mapolresta Pontianak, Selasa (9/4/2019).


Baca juga: Ini Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP oleh 12 Siswi SMA Gara-gara Komentar di Facebook

Sementara itu, lanjut dia, penyidik akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga terduga pelaku pengeroyokan. Saat ini, polisi masih fokus memeriksa saksi-saksi.

"Terduga pelaku masih belum diperiksa karena masih akan mendengar keterangan saksi saksi," kata Husni.

Kepolisian juga saat ini masih menunggu hasil rekam medis korban dari Rumah Sakit Mitra Media Pontianak untuk keperluan penyidikan. Kepolisian juga belum meminta keterangan korban karena masih menjalani rawat inap.

Baca juga: Siswi SMP yang Diduga Dikeroyok 12 Siswi SMA di Pontianak Masih Diopname

Menurut dia, hasil visum yang sebelumnya telah dilakukan tidak menunjukkan ada luka sebab dilakukan satu pekan pasca-kejadian.

"Masih koordinasi sama rumah sakit, kapan rekam medisnya bisa keluar," ucapnya.

Menurut Husni, pihaknya baru menerima laporan resmi pada Senin (8/4/2019). Sebelumnya, perkara ini ditangani Polsek Pontianak Selatan. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X