Sosok Menteri Disebut Pesan Artis VA "Mimik-mimik Cantik", Ini Klarifikasinya

Kompas.com - 10/04/2019, 10:59 WIB
Mucikari TN dan ES usai sidang perdana di PN Surabaya, Senin (25/3/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALMucikari TN dan ES usai sidang perdana di PN Surabaya, Senin (25/3/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Sosok yang disebut seorang menteri muncul dalam dakwaan dalam sidang kasus prostitusi yang melibatkan artis VA dengan terdakwa Intan alias Nindy, salah satu mucikari artis VA.

Sosok menteri ini disebut pernah ingin memesan artis VA untuk dinner atau istilahnya "mimik-mimik cantik (mimican)".

Dalam surat dakwaan disebutkan, Nindy pernah meneruskan permintaan seorang menteri untuk menyewa artis VA. Namun permintaan ini ternyata ditolak, lantaran artis VA lebih memilih langsung menemani booking out (BO) daripada sekadar "mimik-mimik cantik".

Baca juga: Artis VA Pernah Ditawari Mucikarinya Temani Minum Seorang Menteri


Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko yang membacakan surat dakwaan dalam sidang, Senin (8/4/2019), mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui siapa menteri yang dimaksud. Terdakwa, lanjut dia, juga mengaku tak tahu menahu soal sosok menteri itu.

"Kalau kami tahu siapa namanya, sudah pasti akan kami sebutkan di dalam surat dakwaan itu," ujar Winarko saat ditemui di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin.

Winarko menambahkan, pihaknya tidak berkuasa untuk melakukan penyidikan lebih lanjut. Wewenangnya ada di penyidik Polda Jatim.

"Penyidik juga tidak mengungkap siapa menteri yang dimaksud. Terdakwa dan saksi-saksi juga mengaku tidak tahu," katanya.

Baca juga: Susahnya Menghadirkan Pria Pemesan Artis VA di Persidangan

Winarko mengatakan, pihaknya juga tak berencana menghadirkan menteri itu dalam persidangan karena merasa, saksi-saksi yang telah disiapkannya dalam surat dakwaan telah cukup.

"Kalau pidana korupsi kan biasanya begitu. Dalam persidangan tiba-tiba muncul nama lalu dipanggil. Kalau ini kan tindak pidana biasa jadi saya rasa tidak," ucapnya.

Mobil pelat merah

Sebelumnya, pengacara mucikari Siska, Franky Desima Waruwu, menuturkan bahwa saat artis VA datang ke Surabaya Town Square (Sutos), dia dijemput oleh mobil Toyota Innova berwarna hitam bersama minibus berpelat merah.

“VA mengaku saat saya tanya kronologinya. Saat datang di Surabaya, dia berada di Surabaya Town Square (Sutos) selama 15 menit lalu dijemput dengan mobil Toyota Innova warna hitam. Kemudian, ada minibus berpelat merah di depan mobil penjemputan itu dan pergi bersamaan dengan mobil jemputan Vanessa itu,” tuturnya, Senin.

Baca juga: 5 Fakta Sidang Mucikari ES, Artis VA Tawar Rp 35 Juta hingga Sosok Teman Kencan

Oleh sebab itu, dalam fakta ini, Franky masih akan menyisir dan mencocokkan keterangan dari kliennya Siska.

Franky menilai, dalam sidang yang berlangsung dengan mendatangkan empat saksi dari kepolisian yang menangkap artis VA, keterangan pihak kepolisian tidak sesuai dengan BAP.

Baca juga: Jaksa Ungkap Pria Pemesan Artis VA di Sidang Perdana Mucikari

Sebelum dibawa ke Polda Jatim, lanjut Franky, dalam fakta persidangan terungkap bahwa para tersangka ini diajak berkeliling Kota Surabaya dan makan-makan.

“Kami protes juga itu para saksi, apalagi yang kami tanyakan. Mereka tidak tahu apa-apa hanya disuruh oleh atasan mereka, majelis juga demikian,” ujarnya.

Klarifikasi

Mantan Kasubdit Siber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi lalu angkat bicara soal sosok menteri yang sudah bikin heboh sidang itu.

Pria yang saat itu memimpin operasi penangkapan dan penyidikan kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah selebriti itu menjelaskan, "menteri" hanyalah istilah yang merujuk pada sosok berkantong tebal dan bukan sebenar-benarnya menteri.

"Bukan, itu istilah aja nyebutin menteri. Kami sudah tahu. Bukan menteri, tapi karena banyak duitnya, jadi diistilahkan sama seperti menteri," ujar Harrisandi, Senin.

Baca juga: Kuasa Hukum Tuding Sosok Pria Pemesan Artis VA Itu Fiktif

Menteri tersebut, lanjut dia, merupakan istilah untuk menyebut seorang yang kaya dan punya duit untuk menyewa Vanessa, namun batal.

Dia menambahkan, menteri tersebut juga bukanlah pria berinisial RS, seorang pengusaha yang selama ini disebut-sebut sebagai penyewa artis VA.

"Itu (booking) kan belum terjadi, itu orang tajir selain RS," kata Harissandi.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul TERUNGKAP Sosok Menteri yang Mau Booking Vanessa Angel, Jaksa Tak Bakal Memanggil ke Sidang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 10 Gerbong Semen Terguling di Blora, Angkut 1.1360 Ton Semen hingga Tak Ada Korban Jiwa

Kronologi 10 Gerbong Semen Terguling di Blora, Angkut 1.1360 Ton Semen hingga Tak Ada Korban Jiwa

Regional
Antisipasi Kecelakaan, Bus di Terminal Surodakan Jalani Uji Kelaikan

Antisipasi Kecelakaan, Bus di Terminal Surodakan Jalani Uji Kelaikan

Regional
Hujan Angin Landa Sukabumi, Puluhan Rumah dan Pohon Bertumbangan

Hujan Angin Landa Sukabumi, Puluhan Rumah dan Pohon Bertumbangan

Regional
Dua Pria di Gresik Mengaku Polisi dan Memeras Warga

Dua Pria di Gresik Mengaku Polisi dan Memeras Warga

Regional
Gibran: Hari Ini Akan Saya Catat sebagai Utang Pertama kepada Bapak Ibu

Gibran: Hari Ini Akan Saya Catat sebagai Utang Pertama kepada Bapak Ibu

Regional
Kapal yang Angkut 42.000 Zak Semen Tenggelam di Lembata NTT

Kapal yang Angkut 42.000 Zak Semen Tenggelam di Lembata NTT

Regional
Penjualan Pernak-pernik Natal Mulai Ramai di Denpasar

Penjualan Pernak-pernik Natal Mulai Ramai di Denpasar

Regional
Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Regional
Jokowi Minta Riset Berikan Solusi Masalah Bangsa dan Cegah Duplikasi

Jokowi Minta Riset Berikan Solusi Masalah Bangsa dan Cegah Duplikasi

Regional
Pada 2020, BPOM Akan Diperkuat Fungsinya, Mirip BPOM Amerika Serikat

Pada 2020, BPOM Akan Diperkuat Fungsinya, Mirip BPOM Amerika Serikat

Regional
Sempat Bersitegang, Satpol PP Akhirnya Robohkan Rumah di Tamansari Bandung

Sempat Bersitegang, Satpol PP Akhirnya Robohkan Rumah di Tamansari Bandung

Regional
Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Regional
3 Ton Solar Subsidi Ditimbun di Bengkel Mobil di Batam, Satu Penjaga Diamankan

3 Ton Solar Subsidi Ditimbun di Bengkel Mobil di Batam, Satu Penjaga Diamankan

Regional
Anggota DPR Ini Ingin BPOM Didesain Mirip Lembaga Serupa di AS

Anggota DPR Ini Ingin BPOM Didesain Mirip Lembaga Serupa di AS

Regional
Dengan Program 'Bangga Papua', Warga Pedalaman Punya NIK, Bisa Beternak, dan Perbaiki Gizi Anak

Dengan Program "Bangga Papua", Warga Pedalaman Punya NIK, Bisa Beternak, dan Perbaiki Gizi Anak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X