Keluarga Berharap Jenazah Hariadin, Korban Sandera Abu Sayyaf yang Tewas Tenggelam Dipulangkan

Kompas.com - 10/04/2019, 09:36 WIB
Keluarga korban sandera abu sayyaf, Hariadin, yang berada di Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, sangat berduka setelah mendapatkan kabar, Hariadin, tewas tenggelam saat dibebaskan oleh tentara Filipina, Jumat (5/4/2019) kemarin. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEKeluarga korban sandera abu sayyaf, Hariadin, yang berada di Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, sangat berduka setelah mendapatkan kabar, Hariadin, tewas tenggelam saat dibebaskan oleh tentara Filipina, Jumat (5/4/2019) kemarin.


WAKATOBI, KOMPAS.comKeluarga korban sandera Abu Sayyaf, Hariadin, yang berada di Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, sangat berduka setelah mendapatkan kabar Hariadin tewas tenggelam saat dibebaskan oleh tentara Filipina, Jumat (5/4/2019) kemarin.

Keluarga berharap, jenazah Hariadin segera dipulangkan ke Wakatobi, sehingga segera dikebumikan di kampung halamannya. 

“Dua bulan ini kami menunggu kedatangannya, ternyata kami dengar sudah meninggal, kami sedih sekali,” kata keluarga korban Hariadin, Nurlina, saat ditemui Kompas.com, di rumahnya, Rabu (10/4/2019).

Baca juga: Seorang WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tewas saat Proses Pembebasan di Filipina Selatan

Kepastian tewasnya Hariadin setelah pihak keluarga korban mendapatkan informasi dari Kementrian Luar Negeri.

Menurut Nurlina, bila Hariadin bebas dengan selamat, keluarga besarnya berencana akan Lebaran bersama di kampung halamannya di Kelurahan Ambeua, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah yang sudah berupaya untuk membebaskannya (Hariadin),” ucap Nurlina.

Baca juga: Satu WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas Tenggelam saat Diselamatkan

Seperti diberitakan sebelumnya, Hariadin, yang disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan tewas tenggelam di perairan Pulau Simisa, Provinsi Sulu, Filipina Selatan.

Hariadin bersama Heri Ardiansyah, WNI sandera lainnya, berusaha berenang ke Pulau Bangalao guna menghindari serangan angkatan bersenjata Filipina terhadap penyandera.  



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Regional
'Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur'

"Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur"

Regional
Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Regional
Detik-detik Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Pria Selingkuhannya di Kamar Hotel

Detik-detik Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Pria Selingkuhannya di Kamar Hotel

Regional
Kuasa Hukum Bahar bin Smith: Ini Bukan Upaya Pembungkaman Lagi, tapi Kriminalisasi

Kuasa Hukum Bahar bin Smith: Ini Bukan Upaya Pembungkaman Lagi, tapi Kriminalisasi

Regional
Erupsi Merapi 10 Tahun Lalu, Pandu Kenang Saat Terobos Hujan Abu untuk Antarkan Oksigen

Erupsi Merapi 10 Tahun Lalu, Pandu Kenang Saat Terobos Hujan Abu untuk Antarkan Oksigen

Regional
Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

Regional
Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X