Kemenkominfo Uji Coba Radio Komunikasi Kebencanaan di Pangandaran

Kompas.com - 09/04/2019, 21:30 WIB
Menkominfo Rudiantara menerima penjelasan terkait penggunaan radio komunikasi kebencanaan saat ujicoba di Plaza Telkom Pangandaran, Selasa petang (9/4/2019). KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHAMenkominfo Rudiantara menerima penjelasan terkait penggunaan radio komunikasi kebencanaan saat ujicoba di Plaza Telkom Pangandaran, Selasa petang (9/4/2019).

"Kita butuh sistem komunikasi radio yang andal," kata Rudiantara.

Baca juga: Ahli Kebencanaan Minta Semua Pihak Belajar dari Gempa dan Tsunami Palu

Komunikasi kebencanaan dengan menggunakan radio frekuensi 700 MHz terbukti andal di sejumlah negara seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Di dua negara tersebut, jaringan komunikasi yang dibangun menggunakan pita frekuensi radio 700 MHZ tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan komunikasi saat penanggulangan bencana saja, tetapi dapat digunakan kepentingan lain, salah satunya untuk pelayanan publik.

Salah satu anggota DPR RI Komisi 1 asal Pangandaran, Budi Youyastri memiliki pengalaman tersendiri terkait kebencanaan di Pangandaran. Saat bencana tsunami 2006 silam, ibu dan bapaknya mengungsi.

Dia kemudian berusaha menghubungi keluarganya itu, tapi mengalami kesulitan.

"Komunikasi putus dengan keluarga selama empat jam," ucapnya.

Budi mengatakan, saat bencana tsunami tersebut bapaknya sedang memotong rumput, sementara orang lain berlarian. Bapaknya tidak tahu ada bencana tersebut.

"(Jarak) Gempa ke tsunami paling kurang dari 1 menit. Kalau punya sistem kebencanaan dalam waktu 30 detik seluruh pemakai handphone bisa menerima info, misalnya ini tsunami atau bukan. Sehingga semua orang akan nyaman," jelas dia.

Komisi 1 DPR RI, kata dia, sangat mendukung penetapan frekuensi 700 MHz menjadi frekuensi komunikasi kebencanaan. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Regional
Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

Regional
Kisah Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya, Harganya Rp 7000 Semangkuk

Kisah Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya, Harganya Rp 7000 Semangkuk

Regional
Video Viral Mobil Patroli Kejar Truk di Tol, Sopir Tetap Melaju Kencang Saat Dihentikan Polisi

Video Viral Mobil Patroli Kejar Truk di Tol, Sopir Tetap Melaju Kencang Saat Dihentikan Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Mayat Perempuan Setengah Telanjang yang Ditemukan Tewas di Tengah Sawah, Diduga Dibunuh

Mengungkap Fakta Mayat Perempuan Setengah Telanjang yang Ditemukan Tewas di Tengah Sawah, Diduga Dibunuh

Regional
Terjangkit Covid-19 Setelah Divaksinasi, Ini Kata Bupati Sleman

Terjangkit Covid-19 Setelah Divaksinasi, Ini Kata Bupati Sleman

Regional
Sederet Kisah Anak Laporkan Ibu Kandung, Gegara Harta hingga Luka Terkena Kuku

Sederet Kisah Anak Laporkan Ibu Kandung, Gegara Harta hingga Luka Terkena Kuku

Regional
Cerita Pria Cianjur Hidup Lagi Setelah 2 Kali Dikira Mati, Dede: Saya Ingat Betul Bawa jasadnya

Cerita Pria Cianjur Hidup Lagi Setelah 2 Kali Dikira Mati, Dede: Saya Ingat Betul Bawa jasadnya

Regional
Protes Sikap Ketua DPRD, Anggota Dewan Segel Ruangan: Jangan Anggap Kami Seperti Anak Buah

Protes Sikap Ketua DPRD, Anggota Dewan Segel Ruangan: Jangan Anggap Kami Seperti Anak Buah

Regional
Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Regional
KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Regional
Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Regional
Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X