Jokowi: Yang Buat Kebohongan Tidak Mikir

Kompas.com - 09/04/2019, 12:04 WIB
Capres Nomor Urut 1 Jokowi  saat kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa Karawang, Senin (9/4/2019).KOMPAS.com/FARIDA FARHAN Capres Nomor Urut 1 Jokowi saat kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa Karawang, Senin (9/4/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com — Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ( Jokowi) menyebut, pihak yang membuat kebohongan tentang dirinya "tidak mikir".

Hal itu disampaikan Jokowi saat orasi dalam kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Selasa (9/4/2019), menanggapi kabar bohong yang menuding dirinya PKI.

"Itu hoaks, itu kabar bohong," kata Jokowi.

Jokowi menyebut ia lahir pada 1961, sementara pemberontakan G30S terjadi pada 1965. Menurutnya, tidak mungkin anak umur empat tahun terlibat PKI.


"Umur saya baru 4 tahun. Logikanya itu lho. Mikir, mikir, mikir. Artinya apa, yang membuat kebohongan itu tidak mikir," katanya.

Baca juga: Jokowi Targetkan Peroleh 60 Persen Suara di Karawang

Selain itu, Jokowi juga menyinggung ujaran kebencian yang kerap ditunjukkan kepadanya. Misalnya kabar yang menyebut jika Jokowi-Amin menang, pendidikan agama akan dihapus, azan akan dilarang, dan perkawinan sejenis akan diperbolehkan.

"Itu bohong semua, itu hasutan, itu fitnah," katanya.

Baca juga: 72 Ribu Massa Diprediksi Hadiri Kampanye Jokowi-Maruf di Karawang

Oleh karena itu, Jokowi meminta para pendukungnya untuk meluruskan kabar hoaks tentang dirinya, terlebih hari pencoblosan tinggal delapan hari lagi.

"Kalau ada tetangga kita yang terkena hoaks, saya minta tolong untuk diluruskan," kata dia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X