Begini Detail Kondisi Sampah Plastik Bungkus Indomie Berusia 19 Tahun di Pantai Malang

Kompas.com - 09/04/2019, 08:56 WIB
Foto sampah plastik bungkus Indomie bertuliskan Dirgahayu 55 Tahun Indonesiaku ditemukan di Pantai Sendang Biru di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, viral di media sosial. dok TwitterFoto sampah plastik bungkus Indomie bertuliskan Dirgahayu 55 Tahun Indonesiaku ditemukan di Pantai Sendang Biru di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, viral di media sosial.

MALANG, KOMPAS.com - Foto sampah plastik bungkus Indomie yang ditemukan di Pantai Sendang Biru di bagian selatan Kabupaten Malang, Jawa Barat, viral di media sosial setelah diunggah oleh pemilik akun Twitter, @selfeeani.

Jika dilihat dari tulisan "55 Tahun Dirgahayu Indonesiaku" yang tertera, bungkus Indomie itu diduga berusia 19 tahun.

Baca juga: Viral, Foto Sampah Plastik Bungkus Indomie Berusia 19 Tahun di Sendang Biru, Malang

Fianisa Tiara Pradani, mahasiswa semester VIII Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (UB) yang menemukannya mengatakan, kondisi sampah plastik itu masih utuh.

Tinta pada plastik itu sedikit pudar, tetapi tulisannya masih bisa terbaca dengan jelas.

"Indonesia sekarang udah ulang tahun yang ke-74. 74 ke 55, 19 tahun. Ini sudah bedanya (usianya) 19 tahun, lama banget ini masih utuh," katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Kicauan Di-RT Menteri Susi, Mahasiswi Penemu Sampah Plastik Bungkus Indomie Berusia 19 Tahun Kaget

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fia mengatakan, bungkus plastik berwarna dasar putih itu masih kuat dan utuh. Hanya terdapat bekas robekan seperti saat bungkus plastik itu dibuka.

"Masih utuh, hanya bekas robek. Masih kuat, kan plastik memang lama," tuturnya.

Fia menemukan sampah plastik itu saat mengambil sampel untuk penelitian skripsinya tentang analisa mikro dan makro plastik di Pantai Sendang Biru.

 

Awalnya, setelah menemukan sampah plastik itu, dia membuangnya ke tempat sampah yang ada di sekitar pantai. Namun dia mengambilnya lagi karena ada yang memintanya untuk membawa pulang.

"Tadi sebenarnya sudah saya buang, cuma ada yang DM (direct message), ada yang butuh katanya," ungkapnya.

Baca juga: Viral Temuan Bungkus Indomie Berusia 19 Tahun, Pemkab Malang Klaim Sudah Larang Pengelola Wisata Buang Sampah ke Laut

Fia tidak menyangka, postingannya tentang sampah plastik berusia 19 tahun itu bakal mendapat reaksi dari warganet. Bahkan, kicauannya sampai di-retweet oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Dia mengaku mengunggahnya karena hanya ingin menyampaikan apa yang ada di dalam benaknya setelah menemukan sampah plastik bungkus Indomie itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X