Ibu Bekerja di Luar Kota, Bocah Perempuan Yatim Dicabuli Pamannya

Kompas.com - 09/04/2019, 07:28 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com-Seorang laki-laki paruh baya berinisial TS diamankan polisi karena diduga mencabuli keponakannya sendiri.

Korban M, bocah perempuan berumur 8 tahun, merupakan anak yatim yang sebelumnya tinggal dengan pelaku di Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Kejadiannya saat korban tinggal bersama pelaku di Kota Bekasi. Sekitar setahun lalu. Kemudian ditelusuri hingga akhirnya pelaku diamankan saat kembali ke Pangkal Pinang, Bangka," kata Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi saat jumpa pers, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Jumlah Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Muara Enim Bertambah Jadi 7 Orang

Aksi pencabulan dilakukan pelaku pada malam hari saat korban menonton televisi. Pelaku keluar dari kamar mandi tanpa busana dan terjadi perlakuan tidak senonoh.

Korban sempat merintih dan menolak, namun pelaku tidak menghiraukannya.

Aksi pencabulan akhirnya terbongkar setelah korban berkomunikasi dengan salah seorang saudaranya dan menceritakan semua kejadian.

Baca juga: Ayah Jadi Tersangka Pencabulan Bocah 3 Tahun di Depok

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kepulauan Bangka Belitung Sapta Qodriah mengatakan, aksi pencabulan sempat ditangani KPAD Bekasi, namun pelaku berkelit dengan mengaku sebagai orang tua korban.

"Akhirnya korban dibawa ke Bangka dan diasuh keluarganya di sini. Ibu korban mencari nafkah di Jawa Timur," ujarnya.

Pelaku yang kini meringkuk di Mapolda Bangka Belitung dikenakan Pasal 82 Ayat 2 UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Kasus pelaku bakal dilimpahkan ke Polres Bekasi guna proses hukum lebih lanjut.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Program Air Bersih di 2 Dusun, Bupati Luwu Utara Harap Kesehatan Masyarakat Terjamin

Resmikan Program Air Bersih di 2 Dusun, Bupati Luwu Utara Harap Kesehatan Masyarakat Terjamin

Regional
2 Kru Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

2 Kru Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

Regional
Bupati Banyumas Wacanakan ASN Wajib Gunakan Sepeda ke Kantor

Bupati Banyumas Wacanakan ASN Wajib Gunakan Sepeda ke Kantor

Regional
Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Regional
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Regional
Saksi Mata: Helikopter TNI AD Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Saksi Mata: Helikopter TNI AD Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Regional
Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Regional
Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Regional
Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Regional
Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Regional
Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X