Topi yang Dilempar Jokowi Jadi Rebutan Massa Pendukung di Kupang

Kompas.com - 08/04/2019, 21:59 WIB
Capres nomor urut 01 Jokowi saat kampanye di Kota Kupang, Senin (8/4/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERECapres nomor urut 01 Jokowi saat kampanye di Kota Kupang, Senin (8/4/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ( Jokowi) berorasi di hadapan massa pendukungnya di Lapangan Sitarda Lasiana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/4/2019).

Saat berorasi, Jokowi menyampaikan sejumlah hal, di antaranya pembangunan infrastruktur di NTT, tiga "kartu sakti" dan juga ajakan untuk ke tempat pemungutan suara saat Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Baca juga: TGB: Pak Jokowi Lawannya adalah Fitnah

Usai berorasi, Jokowi melemparkan topi yang dipakainya ke arah massa pendukung.

Massa lalu berebutan topi yang dilempar oleh Jokowi.

Jokowi kemudian meminta para pendukungnya untuk mengenakan baju putih saat mendatangi tempat pemungutan suara.

"Nanti jangan lupa pakai baju putih ke TPS, untuk mencoblos gambar calon presiden dan wakil presiden yang mengenakan baju putih," ujar Jokowi.

Baca juga: Kampanye Jokowi di Kupang, Bawaslu Temukan Anak-anak Hadir dan Pakai Kaos Partai

Saat kampanye di Kota Kupang, Jokowi hanya berorasi sekitar 10 menit.

Setelah memberikan sambutan, Jokowi lalu memberi contoh simulasi pencoblosan bersama sejumlah pengurus partai pendukung.

Jokowi bersama rombongan lalu bergerak ke arah Bandara El Tari Kupang untuk melanjutkan perjalanan kampanye ke daerah lain.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

Regional
1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

Regional
Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

Regional
Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

Regional
Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

Regional
Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

Regional
Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

Regional
19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Regional
Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Regional
Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Regional
Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Regional
Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Regional
Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X