Guru Honorer yang Mayatnya Ditemukan Dalam Koper Sempat Melawan saat Disabet Senjata Tajam

Kompas.com - 08/04/2019, 18:29 WIB
Suasana luar ruangan tempat pemeriksaan saksi kasus mayat dimutilasi di Polres Kediri Kota, Jawa Timur, Jumat (5/4/2019). KOMPAS.com/M.AGUS FAUZUL HAKIMSuasana luar ruangan tempat pemeriksaan saksi kasus mayat dimutilasi di Polres Kediri Kota, Jawa Timur, Jumat (5/4/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap jenazah Budi Hartanto (28), korban sempat melawan saat diserang dengan senjata tajam.

Budi merupakan guru honorer yang tewas dibunuh dan jenazahnya ditemukan dalam koper di Blitar.

"Korban sempat menangkis sabetan senjata tajam, itu dibuktikan dengan luka di tangan kanan. Namun, senjata tajam tetap mengenai leher korban," kata Barung kepada wartawan, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Polisi Sudah Kantongi Identitas Pembunuh Mayat Dalam Koper di Blitar

Setelah korban tewas akibat sabetan senjata tajam, baru pelaku memutilasi korban.

Barung mengatakan, pihaknya menduga ada lebih dari satu senjata tajam. Namun, ini masih didalami oleh tim labfor.

Hingga saat ini, polisi masih terus memburu pelaku pembunuhan Budi. Barung mengatakan, pelaku diduga berpindah-pindah lokasi. Namun, penyidik sudah mengantongi identitas pelaku.

Baca juga: Polisi Temukan Motif Asmara di Kasus Pembunuhan Pria Dalam Koper

Sebelumnya diberitakan, koper berisi mayat seorang pria ditemukan di pinggir sungai bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019).

Mayat yang belakangan diketahui bernama Budi Hartanto warga Tamanan, Kota Kediri itu ditemukan tanpa kepala dan dalam kondisi tanpa busana.

Budi yang berprofesi sebagai tenaga honorer dan instruktur tari itu diketahui tidak pulang ke rumah orangtuanya sejak Selasa (2/4/2019) malam. Jenazah Budi tetap dimakaman meski bagian tubuhnya belum utuh. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X